279 Lansia di Kelurahan Harjamukti Sudah Divaksin, Targetnya 414 Orang

oleh -13 views

Foto : Vaksinasi Covid-19 Kelurahan Harjamukti

INFOCRB.COM, CIREBON.- Vaksinasi Covid-19 untuk warga Lanjut Usia (Lansia) di Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamukti masih berjalan dan kesadaran warga untuk itu semakin meningkat.

Lurah Harjamukti, Hendri Padriansyah, S.Sos mengungkapkan, dari total 13 RW yang ada di Kelurahan Harjamukti, warga lansia di 8 RW diantaranya sudah menjalani vaksinasi.

Terkait kesadaran dan respon vaksinasi ini, Hendri mengatakan, warga lansia di Kelurahan Harjamukti awalnya masih kurang respon terhadap vaksinasi Covid-19 ini. “Alhamdulillah untuk saat ini sudah dilaksanakan vaksinasi 8 RW antusias masyarakat pada awal vaksinasi kurang respon karena masih ada rasa takut dan kurang pengetahuan mengenai vaksin,” ungkap Hendri.

Tetapi, menurut Hendri, kondisi tersebut saat ini sudah berangsur membaik. Pasalnya, sinergitas antara Satgas, RT, RT dan Keder kelurahan terus mensosialisasikan dan berupaya memberi pengertian terhadap lansia yang akan divaksin. “Setelah satgas dan pengurus RT, RW serta kader melaksanakan sosialisasi vaksin Alhamdulillah antusias masyarakat bertambah,” ucapnya.

Hendri menuturkan, vaksinasi Covid-19 ini sebagai upaya mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Pada intinya vaksinasi ini dapat menambah kekebalan dan menjaga tubuh dan juga dapat mengurangi atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Hendri.

Sementara itu, Penanggung jawab Program Vaksinasi Puskesmas Kalitanjung, Kurniasih S.Kep Ners mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Harjamukti ada 414 orang.

“Sampai sekarang sudah ada 8 RW yang sudah menjalani vaksinasi untuk warga lansia, totalnya baru 279 orang,” ungkapnya.

Dijelaskan Kurniasih, jumlah tersebut antara lain RW 1, 29 orang, RW 2, 23 orang, RW 3, 32 orang, RW 4, 40 orang, RW 5, 23 orang, RW 6, 54 orang, RW 7, 19 orang, RW 8, 32 orang, dan RW 9, 27 orang

Ia mengungkapkan, kendala yang dihadapi dalam kegiatan vaksinasi ini adalah mayoritas warga lansia belum mengetahui informasi secara jelas dan benar, terlebih banyaknya informasi yang didapat keluarganya, baik informasi yang benar maupun yang salah. “Kurang informasi mungkin, karena ini namanya baru, awam bagi mereka. Mereka kebanyakan takut. Susah, rata-rata tidak ada orang atau tidak ada pendamping, rata-rata sebatang kara,” ungkapnya.

Lansia juga, lanjut Kurniasih, banyak yang memiliki penyakit bawaan (komorbid), ditambah saat ini Bulan Ramadan, ada beberapa yang kurang yakin apabila dilakukan penyuntikan saat bulan dalam kondisi berpuasa. “Kita memberi edukasi dengan cara jemput bola, hasilnya itu benar-benar serius, sampai door to door, mudah-mudahan antusias dan kesadaran warga untuk vaskin ini meningkat,” ungkapnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan