BeritaCirebonHukum

6.552 Kendaraan Ditindak Selama Ops Patuh Lodaya 2019

Foto: Ist//Wakapolres Cirebon, Kompol Ricardo Condrat dalam jumpa pers

INFOCRB.COM, CIREBON.- Secara resmi Polres Cirebon mengumumkan hasil dari pelaksanaan Opera Patuh Lodaya tahun 2019 selama 1 hari yang dimulai sejak tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019. Tercatat sebanyak 6.552 kendaraan bermotor dari berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat dinyatakan melanggar dan dikenakan sanksi tilang.

Disampaikan oleh Wakapolres Cirebon, Kompol Ricardo Condrat dalam jumpa persnya, Kamis (12/9/2019). Kendaraan roda dua menjadi jumlah kendaraan terbanyak sebanyak 5.252 unit, mayoritas pelanggaran dilakukanoleh usia produktif dikisaran 28-50 tahun sebanyak 2.732 dari jumlah total tersebut.

“Untuk kendaraan sepeda motor sebagai jumlah terbanyak sebanyak 5.252 yang didominasi pelanggar diusia 28-50 tahun, sedangkan untuk pelajar minim tapi yang dibawah umur ada 856 pelanggaran,” ucapnya.

Pelanggaran terbanyak oleh pengendara roda dua karena tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM. Kemudian disusul mobil barang 547 unit, mobil penumpang 248 unit, minibus 183 unit dan sisanya kendaraan umum.

“Dibandingkan tahun sebelumnya seiring bertambahnya jumlah penduduk tentu ada peningkatan jumlah pelanggaran,” tegasnya.

Untuk mengurangi pelanggaran lalulintas dan lakalantas, Polres Cirebon mempunyai program tiap senin dimana para babinkamtibmas dan kapolsek serta jajaran lantas melaksanakan kegiatan dikmas lantar sosialisasi kepada sekolah, anak usia produktif dan perguruan tinggi.

“Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi bagaimaan berkendara yang benar dan menjadi pembina upacara di sekolah” kata Ricardo.

Bagi semua yang melanggar pihaknya melimpahkan sepenuhnya ke Kejaksaan Negeri guna diproses lebih lanjut sesuai kesalahan. Mereka akan langsung membayar denda pelanggaran yang uangnya masuk ke Kas Negara.

Wakapolres menambahkan, dalam memberikan penindakan tentunya jajaran polres cirebon mengacu perintah pimpinan.

“Kita melaksanakan penindakan ada aturannya. Kalau kita melakukan penindakan itu harus benar-benar bersalah dan juga secara humanis,” pungkas Wakapolres.

Semantara itu, Kasatlantas Polres Cirebon AKP, Asep Nugraha menuturkan jajaran Polres Cirebon mengacu perintah pimpinan.

“Kita melaksanakan penindakan ada aturannya. Kalau kita melakukan penindakan itu harus benar-benar bersalah dan juga secara humanis,” ungkapnya. (Dev)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close