BeritaCirebon

Berpindah Tugas Jadi Sekwan, Agus Sukmanjaya Sertijab Kadisnaker dengan Agus H

Foto : Sertijab Kepala Disnaker Kota Cirebon

INFOCRB.COM, CIREBON.- Sudah dilantik secara resmi oleh Wali Kota Cirebon beberapa waktu lalu, baru Senin (27/7) Sekretaris DPRD Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya berpamitan kepada para pegawai di Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, jabatan yang didudukinya sebelum dilantik sebagai Sekwan.

Selain berpamitan, Agus Sukmanjaya juga melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertiiab) kepada pejabat baru yang juga bernama Agus, yakni Agus Herdhyana, meskipun belum definitif dan masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Agus Herdhyana mengatakan, saat ini ia menjabat sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum di Sekretariat Daerah, namun ditugaskan juga untuk melaksanakan tugas sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.

“Posisi saya belum definitif, saya ditugaskan mengisi kekosongan di masa transisi sebelun nanti ada yang definitif, dan amanah pa Wali ini akan saya tunaikan sebaik-baiknya,” ungkap Agus Herdhyana.

Untuk menjalankan kedua tugasnya, lanjut Agus, ia mencoba bekerja secara profesional dan proporsional, sehingga tugas sebagai Asisten Daerah bisa dijalankan dengan baik, dan tugas-tugas kepala Disnaker juga bisa berjalan sehingga pelayanan tidak terhambat.

Baca Juga:  Peningkatan ODP Signifikan, Kadinkes : Kota Cirebon Termasuk Zona Merah Dari Sisi Medis

“Pembagian waktu ya fleksibel saja, itu resiko tugas yang kita jalankan, namun prinsipnya tugas pokok di Sekretariat Daerah terselesaikan, amanah tambahan ini juga berjalan,” lanjut Agus.

Mengenai tugasnya sebagai Plt Kepala Disnaker, dijelaskan Agus, semua SKPD sudah memiliki rencana kerja yang disusun diawal tahun anggaran, sehingga konsep kerja yang sudah ada di Dinas Tenaga Kerja akan ia laksanakan sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan.

Terlebih dalam situasi pandemi ini, Disnaker juga mendapatkan tugas untuk ikut menangani dampak pandemi terhadap para pekerja, baik yang dirumahkan atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan melalui anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) yang sudah dialokasikan.

“Otomatis, saya melanjutkan yang sementara ini sudah dilaksanakan, karena semuanya direncanakan diawal tahun, jadi kita mengacu kesana, melanjutkan yang sudah dilaksanakan, termasuk keikutsertaan Disnaker melakukan langkah mengatasi dampak pandemi,” jelas Agus Herdhyana. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close