BeritaCirebon

Bersyarat Pakai Masker dan Jaga Jarak, Warga Tetap Berdesakan Berburu Daging Kurban

Foto : Berdesakan, warga berburu daging kurban

INFOCRB.COM, CIREBON.- Hari Raya Idul Adha, yang biasa disebut Hari Raya Kurban, menjadi berkah tersendiri bagi warga menengah ke bawah yang kesehariannya “jarang” mengkonsumsi daging, baik daging kambing maupun sapi. Oleh sebab itu, dengan banyaknya umat muslim yang berkurban, mereka berkesempatan turut menikmati daging tersebut.

Bahkan, warga rela mengantre dan berdesakan demi mendapatkan sekantong kresek daging kurban di depan Masjid Miftahul Jannah Jalan dr. Sutomo Gang Cempaka Kelurahan Pekiringan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini, di tengah pandemi virus corona, panitia menyaratkan bagi penerima daging kurban untuk menggunakan masker dan berbaris pada tempat yang sudah disediakan.

“Kami beri aturan yakni yang tidak memakai masker tidak akan diberi kupon tentu tidak dapat daging kurban, karena sekarang masih pandemi,” ujar ketua panitia kurban Masjid Miftahul Jannah, Dadun Kohar.

Baca Juga:  HUT RI di Tengah Pandemi, RRI Cirebon akan Gelar Konser Virtual

Dijelaskannya, tahun ini hewan yang dititipkan ke masjid untuk disembelih dan dibagikan ke warga ada 12 sapi dan 18 kambing

“Sapi 12 kambing 18 dibagikan pada masyarakat disekitar mesjid RT 1-5 daging diantarkan, pekurban juga diantarkan demikian juga diperkenankan membagikan sendiri dimana masing-masing pekurban 4 bungkus,” jelas Dadun.

Selain itu, lanjut Dadun, ada juga permintaan dari yayasan melalui surat sebanyak 160 bungkus disediakan, sekaligus bagi pendatang jumlah tahun menurun dibandingkan tahun lalu, karena sedang dalam pandemi maka pihaknya berusaha menjalankan protokol kesehatan, jumlah kupon yang dibagikan sebanyak 700 kupon.

“Adanya insiden rebutan karena yang sudah mendapatkan daging balik lagi karena tidak ada tanda khusus, maklum saja situasi sedang begini hasrat ingin mendapatkan lebih besar sehingga ada cara” seperti itu,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close