BNN Gagalkan Transaksi Penyalahgunaan Obat-obatan di Kabupaten Indramayu

oleh -9 views

Foto : gelar perkara kasus penyalahgunaan obat-obatan

INFOCRB.COM, CIREBON.- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon berhasil mengungkap penyalahgunaan sediaan farmasi jenis obat-obatan.

Gelar perkara tersebut digelar di Kantor BNN Kota Cirebon Jalan Sudarsono Komplek Graha Citra, Senin (9/11/2020) dipimpin langsung Kepala BNN Kota Cirebon, AKBP Yaya Satyanagara.

“Kami berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan obat-obatan, ini masuk dalam Pasal 196 jo 197 UU 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,” jelas Yaya kepada awak media.

Dijelaskan Yaya lebih lanjut, tersangka dalam kasus ini yakni N warga Kabupaten Indramayu. Adapun kronologisnya, lanjut Yaya, pada hari Minggu (8/11/2020) jam 13.00 WIB di gubuk tengah sawah tepatnya di Desa Pondoh Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.

“Saat ini tersangka sedang menunggu orang yang akan membeli obat-obatan, lalu petugas gabungan dari BNN Provinsi Jawa Barat dan BNN Kota Cirebon berpakaian preman melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap N, ditemukan barang bukti, kemudian dibawa ke Kantor BNN Kota Cirebon,” terangnya.

Untuk barang bukti, kata Yaya, pihaknya mengamankan pil jenis tramadol sebanyak 276 butir, pil jenis trihex sebanyak 968 butir, pil jenis dextro 4606 butir, pil jenis hexymer sebanyak 117 butir.

“Dan handphone beserta uang hasil penjualan Rp 280 ribu,” ujarnya.

Yaya menerangkan, pihaknya juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi. Dengan itu, menurut Yaya, tersangka ini terancam hukuman pidana paling lama 15 tahun dan denda Rp 1,5 Milyar karena melanggar Pasal 196 jo 197 Uu nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Kami melakukan tes urin kepada tersangka, kami menyerahkan tersangka pada Sat Narkoba Polres Kabupaten Indramayu,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan