BeritaCirebon

BRT Masih Belum “Ngaspal”, Provinsi Siapkan Konsep Trans Jabar

Foto : BRT masih parkir di Halaman Dishub Kota Cirebon

INFOCRB.COM, CIREBON.- Pemkot Cirebon semakin serius menjalin komunikasi dengan pihak Provinsi terkait rencana pengelolaan 10 unit Bus Rapid Transit (BRT) hibah dari Kementrian Perhubungan.

Setelah bertemu dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar beberapa waktu lalu, Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati langsung menindaklanjuti arahan yang diberikan Sekda Jabar dengan menggelar rapat dengan stakeholder terkait di daerah.

“Arahan Pak Sekda (Jawa Barat), Provinsi akan membuat kajian, selanjutnya kita disini kemarin (Kamis 9/7/2020) sudah rapat dengan UPT LLAJ wilayah IV, ada anggota DPRD Provinsi juga,” ungkap Eti.

Selain melakukan rapat, lanjut Eti, ia juga akan berkoordinasi dengan PD Pembangunan, BUMD yang pada rencana awal diinteruksikan untuk mengelola BRT.

“Mungkin nanti ada pertemuan, regulasi dulu kita susun seperti apa, karena akan melibatkan daerah tetangga,” lanjut Eti.

Dijelaskan Eti, setelah berkomunikasi dengan pihak Provinsi, ia melihat potensi yang besar jika BRT dioperasikan dengan konsep Trans Jabar, karena nanti 10 unit BRT akan menghubungkan beberapa daerah dengan Kota Cirebon sebagai titik tumpu nya.

Baca Juga:  Ingin Belajar Sejarah Sekaligus Tamasya? Datang Saja ke Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon

Diungkapkan Eti, respon dari pihak Provinsi pun sangat baik, bahkan siap membantu mengajukan penambahan armada jika dirasa 10 unit masih kurang untuk melayani masyarakat di wilayah Ciayumajakuning.

“Dari Pemprov, silahkan siapkan kajiannya, saya lihat ini peluangnya besar, karena nanti masuk di Ciayumajakuning, kalau kurang akan ada tambahan, nanti kajiannya seperti apa, kita juga akan sampaikan ke daerah sekitar,” jelas Eti.

Meskipun belum bisa dipastikan kapan operasional dimulai karena masih menunggu keputusan anggaran, Eti menginginkan sesegera mungkin konsep dimatangkan, sehingga meskipun masuk di anggaran tahun depan, setidaknya ada konsep yang jelas mengenai rencana kapan dan seperti apa BRT akan dioperasikan nanti.

“Target sesegera mungkin, untuk kajian, minggu besok kumpul, kalau pak wali setuju, minggu selanjutnya bisa mulai, bisa bulan Juli dimulai, kajian ini dari pihak Jabar, karena kajian dari kita sudah dilakukan,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close