Bulan Mei, Sat Narkoba Polres Ciko Ungkap 10 Perkara

oleh -22 views

Foto : Pers rilis kasus yang diungkap Polres Cirebon Kota

INFOCRB.COM, CIREBON.- Jajaran Sat Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap 10 perkara, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga obat-obatan terlarang selama Bulan Mei.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan mengungkapkan bahwa ia sudah menginteruksikan kepada anak buahnya, khususnya Sat Narkoba untuk membabad habis segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta obat-obatan terlarang yang mengancam generasi muda bangsa.

Intruksi tersebut langsung dijalankan, dimana dalam satu bulan, 10 perkara berhasil diungkap dengan mengamankan 10 tersangka dan berbagai barang bukti.
“Selama Mei, ada 10 kasus yang diungkap Sat Narkoba, obat terlarang maupun narkotika, itu bukti ketegasan kita memerangi narkoba,” ungkap Imron saat pers rilis di Mapolres Cirebon Kota, Kamis (10/6/2021).

Dari 10 perkara yang diungkap, ada 10 tersangka yang diamankan, yakni AA, FF, HS, DW, SI, AS, RF, DA, ZA dan MM.

Dari keseluruhan perkara, berhasil diamankan barang bukti berupa 10,4 gram shabu, 26,9 gram tembakau sintetis serta 4010 butir obat-obatan terlarang yang didominasi jenis tramadol.

“Semua rata-rata merupakan tindak pidana di wilayah hukum Polres Ciko, dan enam polsek yang ada di wilayah administratif Kabupaten Cirebon,” jelas Imron.

Saat ini, kesepuluh tersangka yang berhasil diamankam harus mendekam dibalik jeruji besi, karena tindakan mereka jelas melanggar hukum.
Kesepuluh tersangka pun dituntut dan akan dikenakan pasal beragam, mulai dari Undang-undang narkotika hingga Undang-undang kesehatan dengan ancaman hukuman yang juga beragam.

“Pasal yang dikenakan, UU narkotika, minimal 6 tahun, UU kesehatan untuk pengedar obat-obatan ancaman kurang lebih 15 tahun,” ujar Imron.

Untuk mengetahui jaringan dari berbagai narkoba dan obat yang diedarkan, kata Imron, pihaknya akan melakukan penelusuran dan pendalaman. Ia pun kembali menegaskan bahwa jajarannya siap melibas habis segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang di wilayah hukumnya.
Sementara itu, salahsatu tersangka yang diinterogasi Imron dihadapan awak media mengatakan kapok.

Ia mengaku baru-baru ini coba-coba menjual obat-obatan jenis tramadol, itupun hanya diedarkan di desa tempat ia tinggal.
“Saya baru tiga bulan, jual obat, saya ambil barang dari Jakarta, sasaran saya jual untuk para nelayan didesa saya,” tandasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis M Hasan Hidayat

Gambar Gravatar
Pencari Berita Wilayah Cirebon Kota