Bus Trans Cirebon Siap Ngaspal 12 April, Rutenya Dalam dan Luar Kota

oleh -3 views

Foto : Bus Trans Cirebon

INFOCRB.COM, CIREBON.- Setelah batal dilaunching pada tanggal 7 April lalu, persiapan operasional sepuluh unit Bus Rapid Transit (BRT), yang saat ini resmi diberi nama Bus Trans Cirebon semakin dikebut menjelang rencana soft launching tanggal 12 April mendatang.

Dinas Perhubungan Kota Cirebon bersama semua stake holder terkait, termasuk kepolisian di dua wilayah hukum yang nantinya akan terlewati Trans Cirebon melakukan rapat terbatas.

Kepala Dishub Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan, nama bus ini bukan lagi BRT, tapi sudah diberi nama Trans Cirebon. “Namanya nanti Trans Cirebon, bukan BRT lagi, dan hari ini kita rapat koordinasi persiapan launching BRT,” kata Andi.

Dari rapat tersebut, lanjut Andi, Dishub juga mendapatkan beberapa masukan, seperti ramcek kendaraan, safety riding hingga masukam untuk diberlakukan rute secara crossing, mengingat saat ini opsi rute masih satu arah saja. “Rute ada dua koridor, dalam dan luar kota, tapi kita tidak mematok disitu, nanti akan berkembang,” ucapnya.

Selama dua minggu terhitung setelah soft launching, dijelaskan Andi, Trans Cirebon akan beroperasi dengan tarif gratis bagi para penumpang, namun setiap bis hanya bisa memuat setengah penumpang dari kapasitas aslinya.

Pada rute yang sudah disepakati, Trans Cirebon akan melewati delapan halte, empat diantaranya di wilayah Kabupaten, empat lainnya di Kota Cirebon. “Halte di kabupaten ada di Jalan Cakrabuana Cempaka Arum, di Megu, Plered dan Pilang, sementara halte di Kota baru mau ditentukan, untuk kapasitas, Trans Cirebon itu ada 20 sit dan 10 penumpang berdiri. Jadi sementara, cuma bisa 15 penumpang,” kata Andi.

Sementara itu, General Manager PT Bima Inti Global (BIG), Johansen menuturkan, menjelang soft launching, pihaknya saat ini sedang melakukan pengecekan terhadap kondisi bis, mengingat sejak diserahkan.tiga tahun lalu, sepuluh unit Bus Trans Cirebon belum pernah beroperasi.

“Kita sudah melakukan pengecekan dan perbaikan, langsung oleh teknisi dari Isuzu nya, jadi nanti tanggal 12 Insya Allah Siap,” ungkap Johansen.

Sebagai konsep dan rencana awal, lanjut dia, setelah soft launching nanti, Trans Cirebon akan beroperasi mulai pukul 05.30 pagi hingga pukul 19.00 malam, mengingat kondisi pandemi, sehingga Trans Cirebon belum bisa beroperasi full 24 jam.

Johansen juga memastikan, Trans Cirebon akan beroperasi dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat, mulai dari pemeriksaan suhu hingga disediakan hand sanitizer di setiap bis.
“Penumpang juga tidak akan full, 50 persen dari kapasitas bis,” jelasnya.

Johan juga mengatakan, Trans Cirebon akan diupayakan menjadi transportasi massal yany nyaman, dengan dilengkapi berbagai fasilitas modern, seperti wifi hingga dua cctv, di sisi penumpang dan di sisi pengemudi, agar semua aktifitas selama perjalanan bisa terpantau.

“Interval waktu, sementara kita rencanakan 15 menit sekali, namun nanti disesuaikan dengan kebutuhan. Kedepan, kita rencanakan akan ada pendeteksi wajah di dalam mobil untuk antisipasi tindakan kriminal,” tandasnya. (Pey)

Komentar on Facebook