BeritaBudayaCirebonVirus Corona

Dibatasi dan Terapkan Protokol Kesehatan, Grebeg Syawal Gunung Jati Tetap Digelar

Foto : tangkapan layar video pelaksanaan Grebeg Syawal

INFOCRB.COM, CIREBON.- Tradisi Grebeg Syawal Tahun 2020 tetap digelar dengan pembatasan-pembatasan dalam pelaksanaannya.

“Kami tetap melaksanakan tradisi Grebeg Syawal, tapi dengan berbagai pembatasan, seperti jumlah keluarga kraton yang ikut kegiatan itu juga dibatasi,” ujar Juru bicara Keraton Kanoman, Ratu Raja Arimbi Nurtina.

Diungkapkan Ratu Arimbi, dalam pelaksanaannya, Grebek Syawal tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19, seperti peserta menggunakan masker dan jaga jarak.

“Kami memperhatikan protokol kesehatan sepeti social distancing dan pysicaldistancing dan kami juga akan menyedikan tempat cuci tangan sebelum masuk ke komplek pemakaman,” ungkapnya.

“Kami berusaha menjaga protokol kesehatan, seminimal mungkin tidak ada kontak dengan masyarakat, setelah selesai kami juga akan segera meninggalkan kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati,” tambahnya.

Baca Juga:  Mengenal Witana, Tanah Pembuka Lahirnya Cirebon

Terkait ramainya warga yang hadir dalam Grebeg Syawal pada tahun-tahun sebelumnya, Arimbi menyampaikan, pihaknya tidak bisa melarang masyarakat yang akan datang, kedatangan masyarakat sendiri adalah sama untuk berziarah ke makam leluhurnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah unuk menghindari kerumunan, jaga jarak dan menggunakan masker,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Kota dan Kabupaten Cirebon berdasarkan rilis dari Gubernur Jawa Barat masuk dalam kategori zona biru Covid-19 (terkendali). (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close