Diduga Imbas Provokasi Oknum Yang Mengintimidasi, Tawuran Pelajar Terjadi Lagi

oleh -6 views

INFOCRB.COM, CIREBON- Aksi anarkisme yang melibatkan oknum pelajar SMK di jalan Mundu dengan SMK di jalan Perjuangan (6/12) kemarin, merupakan buntut dari aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan oleh oknum pelajar yang menggunakan seragam SMK di jalan Perjuangan.

Berdasarkan info yang kami himpun, kronologis kejadian berawal dari adanya kasus penganiayaan seorang Taruni (SMK di jalan Mundu, red) yang dianiaya oleh oknum pelajar diduga dari SMK di Perjuangan saat mengendarai kendaraan umum jenis elf (5/12).

“Kejadian kemarin bisa dikatakan unpredictable, karena KBM pun sedang masa remedial. Sebelum kejadian, saya sempat kontak Pembina Osis dan beberapa guru untuk mencegah aksi tersebut namun karena massa yang sudah brutal sehingga kami tidak sempat mencegah.

“Saya pun sanksi sebenarnya dengan aksi kemarin, karena kasus dulu ternyata oknum pelajar yang terlibat masalah sebenarnya bukan pelajar dari SMK yang di Perjuangan. Tetapi oknum pelajar luar yang kebetulan menggunakan seragam SMK di Perjuangan,” ujar Wakasek Kesiswaan SMK di jalan Mundu.

Di tempat terpisah, Wakasek Kesiswaan SMK di Perjuangan membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan tersebut. Pun ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian terhadap oknum pelajar tersebut, namun pihaknya menyayangkan aksi melawan hukum yang dilakukan oleh sekelompok oknum pelajar SMK di jalan Mundu.

“Rabu kemarin, saya mendapat laporan soal kasus itu dan ada upaya follow up. Setelah kejadian kemarin, tadi pagi saya apel dan himbau kepada siswa untuk tidak membalas kejadian kemarin. Seharusnya, sebagai generasi penerus bangsa. Mereka (Pelajar, red) mampu mencerna isu-isu seperti itu,” katanya disela kegiatan pembinaan Osis.

Secara kelembagaan, baik SMK di jalan Mundu maupun SMK di jalan Perjuangan bersahabat baik. Sebelum kejadian, pelajar di kedua sekolah melakukan sparing futsal dan tidak ada gesekan di antara mereka. Akhir pekan ini, pihak Smk di jalan Perjuangan pun mengundang pihak SMK di jalan Mundu dalam rangka Pembinaan Keamanan Siswa (PKS).

“Kami bersahabat baik, siswa di sini sering berkunjung ke sana begitupun sebaliknya,” lanjut Wakasek Kesiswaan.

Di tempat terpisah, Pj. Walikota menyoroti kejadian kemarin dengan mengajak pihak-pihak terkait untuk lebih bisa bersinergi. “Kejadian kemarin, harus ada upaya jangka panjang maupun jangka pendek sehingga bisa tercover secara holistik,” kata Dedi.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon merespon aksi kemarin dengan melakukan upaya-upaya edukasi terhadap pelajar dari kedua sekolah sehingga bisa meminimalisir aksi serupa di kemudian hari.

“Kami lebih konsen ke upaya pencegahan, nanti koordinasi dengan Satpol PP untuk meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi kemarin. Ini kan masuk ranah keamanan dan ketertiban di masyarakat, sehingga kondisi di jalan Perjuangan lebih kondusif ke depan,” tutupnya. (Tgr)

Komentar on Facebook