Disinfektan Efektif Cegah Virus, Tapi Bahaya Jika Disemprotkan ke Tubuh Manusia

oleh -0 views

Foto : ist//bilik disinfektan

INFOCRB.COM, CIREBON.-Banyaknya pihak yang menggunakan bilik disinfektan untuk mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ternyata menjadi perdebatan, bahkan para dokter tidak merekomendasikan penyemprotan disinfektan langsung ke tubuh manusia, contohnya pada bilik yang banyak disiapkan di titik-titik masuk menuju satu wilayah.

Ketua IDI Kabupaten Cirebon, dr. Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein SpPD MM mengungkapkan, disinfektan memang memiliki efektifitas yang cukup tinggi untuk membunuh virus, termasuk Covid-19, akan tetapi untuk virus yang ada dan menempel di benda-benda mati.

“Disinfektan efektifitasnya memang cukup tinggi, tetap ada peran yang lebih baik, cuci tangan. Karena yang perlu ditekankan, disinfektan itu tidak boleh disemprot ke orang, karena kandungan bahannya berbahaya, bisa menyebabkan iritasi kulit,” ungkap dr Fariz.

Menurut penelitian para ahli, lanjut dr Fariz, Covid-19 bisa mati dengan cairan yang mengandung 70 persen alkohol, dan disinfektan memiliki kandungan tersebut, namun untuk menghindari dampak negatifnya, sebaiknya disinfektan disemprotkan kepada tempat layanan kesehatan serta di fasum yang banyak dikunjungi masyarakat.

Bahkan, kata dia, bilik disinfeksi itu dalam upaya preventif Covid-19 sebetulnya belum ada bukti yang bermanfaat, malah isu yang berkembang di dunia kedokteran cukup berbahaya, karena saat seseorang berputar didalamnya, itu dapat meningkatkan ekspos cairan masuk ke indra yang berlendir, semacam mata, hidung, telinga, dan itu justru berbahaya.

“Tetapi kurang rekomended juga untuk yang lokasinya terbuka, seperti, mohon maaf, disemprotkan di jalan-jalan, baiknya di ruangan-ruangan saja,” ucap dr Fariz.

Untuk ruangan-ruangan, atau barang-barang yang banyak disentuh, ditambahkan dr Fariz, sangat disarankan untuk disemprot dengan menggunakan disinfektan, dan masyarakat pun bisa dengan mudah mendapatkan bahan-bahan untuk membuat cairan disinfektan, karena cukup dengan melarutkan cairan yang mengandung klorin yang kuat dengan air.

“Campuran yang baik untuk disinfektan, bahannya mengandung klorin, perbandingannya 7 sendok makan cairan klorin berbanding satu liter air, untuk produknya tidak bisa saya sebutkan ya,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook