Fenomena Anyar, Mengatur Tawuran Melalui Medsos

oleh -2 views

Gelar perkara di Mapolres Cirebon Kota

INFOCRB.COM, CIREBON.- Polres Cirebon Kota tengah konsen memerangi tawuran antar kelompok atau pelajar. Baru-baru ini ada fenomena baru di kalamgan pelajar Cirebon. Mereka mengatur untuk tawuran antar kelompok melalui media sosial (medsos).

Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy membenarkan fenomena tersebut. Roland menyebutkan ajakan tawuran antar kelompok atau pelajar diunggah melalui akun medsos dengan kode yang hanya bisa dipahami oleh anggota kelompok. “Mereka ini menggunakan kode-kode untuk mengajak tawuran. Kedua kelompok yang akan tawuran ini saling sahut di medsos, kemudoan disepakati dan terjadi tawuran,” kata Roland kepada awak media di Mapolesta Cirebon, Kamis (5/9/2019).

Lebih lanjut, Roland menyebutkan ada belasan kelompok yang kerap tawuran. Modus tawurannya sama, mayoritas melalui medsos untuk mengatur lokasi dan waktu tawuran.

“Yang kita pantau ada 15 kelompok, untuk di medsosnya ada 11 akun yang kita pantau. Akun ini aktif,” katanya.

Roland mengatakan tawuran antar kelompok tersebut merupakan bagian untuk menunjukkan eksistensi antar kelompok. Mantan penyidik KPK ini mengaku prihatin dengan fenomena tersebut.

“Kita sudah menutup atau mem-block sejumlah akun, tapi muncul akun-akun baru yang polanya sama,” kata Roland.

Tawuran antar kelompok atau pelajar, dikatakan Roland sering terjadi di Kota Cirebon. Bahkan, dalam satu minghu bisa dua sampai tiga kali terjadi. Namun, Roland mengklaim dal beberapa minggu terkahir kejadian tawuran mengalami penurunan.

“Beberapa minggu terkahir paling ada satu. Bahkan sudah dua minggu ini tidak ada tawuran,” katanya.

Lebih lanjut, Roland mengaku tengah berkoordinadi dengan Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis untuk mendorong agar pihak sekolah lebih tegas dalam memberikan sanksi terhadap pelajar yang terlibat tawuran. Tak hanya itu, Roland juga meminta agar sekolah memberikan jam tambahan kepada siswanya untuk kegiatan yang lebih positif.

“Kita sudah buat janji denga balai pendidikan wilayah sini. Nanti kita akan mengevaluasi agar tawuran ini bisa dihilangkan,” katanya. (NMRD)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan