BeritaCirebon

Harus Ditangani dengan Serius, Hampir Setiap Wilayah di Kota Cirebon Ada Rumah Ambruk

Foto : Istimewa

INFOCRB.COM, CIREBON.- Persoalan rumah ambruk menjadi salahsatu persoalan sosial yang banyak ditemukan di Kota Cirebon, terlebih belakangan ini saat faktor cuaca dan curah hujan meningkat.

Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati bahkan mengakui bahwa setiap dirinya turun ke lapangan bersilaturahmi dengan masyarakat, hampir di setiap wilayah yang dikunjungi ada laporan rumah yang ambruk.

Iaa berkunjung ke salahsatu masyarakat di RW 07 Kayuwalang, Kelurahan Karya Mulya yang rumahnya ambruk, tak lupa, setiap bertemu dengan masyarakat, ia pun kembali mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, terkhusus 3M.

“Kita di Kota Cirebon banyak rumah ambruk, ini hanya salahsatunya, saya hampir setiap kunjungan ada saja, jadi harus diatasi serius,” ungkap Eti usai meninjau rumah ambruk, Kamis (14/1/2021).

Persoalan rumah ambruk ini, lanjut Eti, tentu tidak bisa diselesaikan hanya oleh Pemkot, meskipun dalam perjalanannya Pemkot, melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) berusaha maksimal melakukan penanganan rumah ambruk melalui program Rutilahu.

Tak hanya itu, persoalan rumah ambruk ini juga menjadi perhatian dari para anggota DPRD, pasalnya setiap turun menemui konstituennya, persoalan rumah ambruk kerap menjadi aduan yang diterima.

Baca Juga:  Komisi II DPRD Nilai Pengelolaan Sampah di Kota Cirebon Belum Efektif

“Dewan juga sudah mengusulkan untuk prioritas menangani rumah ambruk, mudah-mudahan bisa difasilitasi, namun kita tidak bisa berjalan sendiri dengan megandalkan APBD, banyak juga para relawan akan kita gandeng,” jelas Eti.

“Kita akan akumulasi di Pemkot, nanti masuk kriteria tidak, kalau masuk kita tangani, karena yang ambruk dadakan ini memang kasusnya banyak,” imbuh Eti.

Sementara itu, Ketua RW 07 Kayuwalang, Taiman M Pd mengungkapkan bahwa salahsatu rumah warganya tersebut ambruk di bagian atap, dimana rangka atap sudah rapuh sehingga saat hujan deras turun pada Sabtu akhir pekan lalu, sekitar pukul 22.30 rumah warganya di RT 01 tersebut ambruk.

“Ini rumah milik ibu Sanini, Alhamdulillah tidak ada korban mas, jadi ini ambruk, sudah tidak layak huni dan juga tidak pernah rehab,” ungkap Taiman.

Ia menambahkan, bahwa pihak RW juga sudah menyampaikan peroslan tersebut kepada SKPD yang menangani, untuk kemudian ditindaklanjuti.
“Saya juga sudah lapor ke Kepala Dinsos, sudah disampaikan, ke KPBD juga dan akan membantu,” kata Taiman. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close