Berita

Kadis Tenaga Kerja Kota Cirebon Himbau Pengusaha Patuhi Keputusan Kenaikan UMK 2019

INFOCRB.COM, CIREBON- Agenda pembahasan terkait kenaikan upah minimum kerja (UMK) kota Cirebon tahun 2019 yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah, pakar dan akademisi, konfederasi serikat pekerja seluruh Indonesia (KSPSI) dan perwakilan pengusaha digelar di kantor BPJS ketenagakerjaan, Kesambi kota Cirebon (1/11).

Hasil rapat tersebut menyepakati formulasi kenaikan upah pada angka Rp2.045.422,24 atau ada kenaikan sebesar Rp 152.038,70 dari UMK tahun ini yakni Rp1.893.383,54.

Menurut Agus Sukmanjaya selaku Kadis Tenaga kerja kota Cirebon, ia menilai kenaikan tersebut wajar adanya karena berdasarkan kesepakatan bersama semua pihak. “Rapat kemarin dihadiri oleh semua stakeholder terkait formulasi kenaikan umk,” papar Agus.

Dirinya pun menegaskan kepada para pengusaha dari semua sektor baik barang dan jasa, yang berskala kecil, menengah, ataupun besar untuk mematuhi keputusan naiknya Upah Minimum Kerja (UMK) Kota Cirebon.

Lebih lanjut Agus menyampaikan kepada para pekerja yang tidak mendapat haknya yang sesuai, bisa melaporkan hal tersebut kepada Disnaker Kota Cirebon dengan mengadukannya melalui website.

“Kita memfasilitasi para pekerja untuk menyampaikan aduannya jika nanti ada,” kata Agus.

Formulasi kenaikan UMK ini pun mengacu kepada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang sesuai dalam PP Nomor 78 tahun 2015. Yang menyatakan UMK Kota Cirebon untuk tahun 2019 naik sebesar 8,03 persen.

Menindak lanjutinya, tambah Agus, pihaknya akan menyampaikan hasil ini kepada Wali Kota Cirebon yang nantinya akan ditembuskan kepada Gubernur dalam bentuk rekomendasi.

“UMK untuk kota dan kabupaten seluruh Jawa Barat paling lambat pada tanggal 21 November 2018 sudah ada ketetapan dari Gubernur,” tandasnya. (Tgr)

Komentar on Facebook

Tags

Artikel Terkait

Lihat Berita Lainnya

Close
Back to top button
Close