Kejari Tangkap Terpidana Kasus Fidusia, Buron Sejak 2019

oleh -42 views

Foto : Terpidana dipindahkan ke Rutan

INFOCRB.COM, CIREBON.– Buron selama 2 tahun, terpidana kasus fidusia berupa penggelapan mobil, Zul (35) ditangkap tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon di kediamannya di wilayah Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, Selasa (11/1/2022) jam 01.00 WIB dini hari.

Kepala Kejari Kota Cirebon, Umaryadi, SH, MH menjelaskan, tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Cirebon bekerja sama dengan Satuan Reskrim Umum Polres Cirebon Kota telah berhasil mengamankan/menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus fidusia.

“Kami berhasil menangkap DPO sejak Tahun 2019, terpidana ini ditangkap di rumahnya saat sedang tidur, Selasa dini hari tadi, di daerah Plumbon, tim kami bersama tim Polres Cirebon Kota,” ujar Umaryadi saat konferensi pers di Kantor Kejari Kota Cirebon, Jalan Wahidin Kecamatan Kejaksan.

Dijelaskannya lebih lanjut, penangkapan tersebut berdasarkan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kota Cirebon No. 24/Pid/Sus/2019/PN.Cbn tanggal 20 April 2019.

“Pengadilan menjatuhkan pidana kepada terpidana dengan pidana penjara selama 8 (delapan) bulan penjara dan denda sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan,” jelasnya didampingi Kasi Intel Kejari Kota Cirebon, Slamet Haryadi.

Menurut Umaryadi, terpidana melanggar pasal 36 UU RI No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP (turut serta mengalihkan benda yang menjadi obyek jaminan fidusia yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penerima Fidusia) dan membebani terpidana untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah).

“Barang bukti kasus ini adalah satu bendel pengajuan aplikasi perjanjian, satu bendel persyaratan pengajuan kredit, satu bendel surat oesanan persetujuan pembiayaan, satu bendel akta dan sertifikat fidusia,” jelasnya.

Atas penangkapan tersebut, kata Umaryadi, terpidana akan dipindahkan ke Rutan (rumah tahanan) Kota Cirebon.

“Selanjutnya terpidana akan dibawa ke Rutan Kelas 1A untuk dilakukan eksekusi,” ucapnya.

Komentar on Facebook

Tentang Penulis M Hasan Hidayat

Gambar Gravatar
Pencari Berita Wilayah Cirebon Kota