BeritaCirebonWisata

Kenang Kejayaan Kuda Besi dengan Napak Tilas Jalur KA Non Aktif Cirebon-Pelabuhan

Foto: Istimewa

INFOCRB.COM, CIREBON.- Jajaran PT KAI Daop 3 Cirebon bersama Pensiunan KA dan Komunitas Railfans melaksanakan Napak Tilas Jalur KA Non Aktif lintas Cirebon hingga Pelabuhan, Rabu (25/9).
Dengan jarak kurang lebih 4 Km, pada kegiatan napak tilas ini ada yang unik dan menarik. Keunikan tersebut tampak dari para peserta yang mengenakan kostum pejuang RI, seragam pekerja KA masa lalu dan masa kini. Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan napak tilas dengan menyusuri bekas jalur KA serta melihat sisa bangunan jembatan menuju pintu masuk Pelabuhan Cirebon. 
Kegiatan Napak Tilas ini membangkitkan imajinasi masa silam saat kuda besi menunjukkan kejayaannya sebagai tulang punggung transportasi dari dan ke pelabuhan sebagai penggerak perekonomian di Cirebon masa lampau.
Kegiatan napak tilas dilanjutkan dengan diskusi yang diawali oleh sambutan VP Daop 3 Cirebon dilanjutkan dengan sesi kesan kenang dari Pensiunan KA. 
“Kita sebagai generasi penerus insan kereta api, harus banyak bersyukur bahwa transportasi kereta api di Indonesia hingga saat ini terus mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Diharapkan nantinya, transportasi kereta api baik di sektor angkutan penumpang maupun angkutan barang, dapat terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi tulang punggung bagi transportasi nasional,” ujar VP Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi. 
Hadir dalam kegiatan tersebut, Abidin Aslih selaku Sejarahwan Cirebon yang turut memberikan tambahan wawasan mengenai perkembangan perkeretaapian di Cirebon tempo dulu.
Selain melaksanakan napak tilas, jajaran PT KAI Daop 3 Cirebon yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon juga melaksanakan kegiatan donor darah yang diselenggarakan pada hari ini Rabu (25/9) bertempat di Stasiun Cirebon Kejaksan. 
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pegawai Daop 3 Cirebon beserta penumpang KA dan masyarakat disekitar Stasiun Cirebon dalam mendonorkan darahnya untuk membantu dan menyelamatkan jiwa sesama, karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Dalam kegiatan ini berhasil mendapatkan 36 kantong darah dari pendonor,” kata Tamsil. (Agi)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close