BeritaCirebon

Kepala DPUPR : Pembangunan Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Diperpanjang 60 Hari

Foto : Dokumentasi

INFOCRB.COM, CIREBON.- Pembangunan tahap II revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon yang sedianya akan berakhir pada 16 Agustus 2020 mendatang, diperpanjang selama 60 hari. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Syaroni.

“Pembangunan Alun-alun Kejaksan diperpanjang selama 60 hari,” ujar Syaroni, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, dari sisi penyedia (kontraktor) menyatakan siap untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Syaroni mengungkapkan, kalau dari sisi anggran, sampai saat ini belum turun dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Tetapi, provinsi (Jawa Barat) bertanggung jawab anggaran itu akan turun, tapi kapannya itu, kami belum tahu, kami berharap jangan sampai lewat tahun karena itu berat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Meskipun masa pandemi sudah mulai memasuki fase new normal, namun perkembangan pembangunan Alun-alun Kejaksan masih terpantau stagnan. Namun demikian, dilapangan masih terlihat ada beberapa pekerjaan yang dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Syaroni mengungkapkan, hasil laporan terakhir yang diterimanya, pembangunan Alun-alun Kejaksan untuk tahap kedua ini baru mencapai angka 44 persen saja, padahal jika melihat dokumen kontrak, pekerjaan harus selesai tanggal 16 Agustus mendatang.

“Kami lihat di lapangan, progresnya itu baru 44 persen, kontrak sampai 16 Agustus, tapi pihak penggarap minta waktu tambahan karena Covid,” ungkap Syaroni.

Baca Juga:  Pantura Jazz Festival Puaskan Penikmat Musik Jazz dan Musik Pantura di Goa Sunyaragi

Permintaan penambahan waktu yang dilakukan oleh kontraktor, lanjut Syaroni, dianggap hal yang masuk akal, karena semasa pandemi semua pekerjaan hampir off, ditambah lagi hingga saat ini belum ada anggaran yang diturunkan, sehingga kontraktor menggunakan dana talang full.

Dijelaskan Syaroni, pihak kontraktor juga sudah menyatakan kesiapan untui menyelesaikan proses pembangunan hingga 100 persen, meskipun tanpa ada anggaran yang dikucurkan, namun dengan diberikan perpanjangan waktu karena melihat kondisi saat ini, ditambah lagi pihak kontraktor mengaku sedikit kesulitan mendapatkan bahan-bahan material di masa new normal ini.

“Sudah ada kepastian anggaran turun, tapi kapan-kapannya belum ada info, pihak penyedia siap menyelesaikan 100 persen dengan anggaran sendiri tapi minta waktu, mereka siap selesaikan tahun ini,” jelas Syaroni. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close