CirebonKesehatanVirus Corona

Ketua IDI Beri Komentar Bagi Pesepeda, Perhatikan Penggunaan Masker Saat Gowes

Foto : Istimewa/ilustrasi

INFOCRB.COM, CIREBON.- Tren bersepeda di masa pandemi covid-19 ini meningkat tajam, banyak orang beranggapan, selain membuat tubuh bugar, bersepeda ke luar rumah juga dapat mengurangi rasa bosan dan suntuk, terlebih setelah beberapa waktu menahan diri berada di rumah karena Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB).

Jawa Barat, secara khusus Cirebon, saat ini sudah masuk ke masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), meski demikian pandemi virus corona sendiri belum berakhir.

Di masa pademi Covid-19 setiap orang harus bermasker dalam berkegiatan apapun di luar rumah. Nah, apakah bersepeda aman jika menggunakan masker?

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Cirebon, dr. Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein SpPD MM. menyampaikan tips dan anjuran berolahraga di tengah pandemi virus corona.

Menurut dr. Fariz, olahraga selama pandemi ini penting dan yang seharusnya jadi kebiasaan ke depan adalah olahraga dengan protokol kesehatan yang aman.

“Olahraga yang dianjurkan dan ideal untuk kondisi saat ini adalah olah raga yang dapat dikerjakan di rumah atau halaman rumah,” jelasnya.

Bagi yang melakukan olahraga outdoor dan di luar rumah (seperti lari, bersepeda, senam). Menurut dr. Fariz yang utama adalah hindari kerumunan.

“Berikutnya yang terpenting adalah jaga jarak,” ujarnya.

Baca Juga:  Dewan Desak RSD Gunungjati Jadi RS Khusus Covid-19

Dikatakannya, apabila olahraga di luar rumah diupayakan sebisa mungkin saat lari, bersepeda, atau senam juga dengan jarak aman kurang lebih dua meter.

Mengenai penggunaan masker saat berolahraga, lanjut dr. Fariz, ini harus dengan jeli karena berisiko juga pada pola napas saat berolahraga.

“Lebih disarankan menggunakan masker kain sehingga pertukaran oksigen dan karbondioksida lbh baik dibandingkan dengan masker medis (masker bedah) atau bahkan masker N95,” jelasnya.

dr Fariz mengingatkan, perhatian bagi para pesepeda yang berkelompok, dalam jumlah yang masif, perhatikan jarak antarpesepeda.

“Jadi anjurannya, lebih dipilih olah raga di rumah (dalam/halaman), bila di luar rumah, hindari kerumunan. pilih area/rute yang sepi, lebih disarankan sendiri atau jumlah yg sedikit. bila berkelompok atau bersama pelaku olahraga lain, perhatikan jarak aman (>2meter), gunakan masker kain, setelah berolah raga dari luar rumah, protokol masuk rumah tetap dilakukan,” jelasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close