BeritaCirebon

Korban MD Tawuran Antar Geng di Cirebon 2 Orang

Foto : Dokumentasi

Korban MD awalnya satu yakni ABR, kemudin menyusul AS yang sempat kritis di rumah sakit.

INFOCRB.COM, CIREBON. Korban tawuran antar geng di Jalan Katiasa Harjamukti Kota Cirebon bertambah satu orang, AS (16) warga Gunungjati akhirnya meninggal dunia (MD) setelah sempat menjalani perawatan intensif di ICU RSD Gunung Jati dengan kondisi kritis karena mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Rolandy melalui Kasubag Humas Iptu Ngatidja membenarkan hal tersebut. Menurutnya, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan oleh pihak rumah sakit.

“Diinformasikan bahwa korban (tawuran antar geng) yang kritis dan dirawat di RS sudah dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan oleh pihak rumah sakit pada Minggu (5/1/2020) sekira jam 18.30 WIB,” jelas Ngatidja dalam keterangannya melalui aplikasi pesan elektronik, Senin (6/1/2020).

Diketahui, dua geng motor terlibat tawuran di Jalan Katiasa Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Minggu (5/1/2020) dini hari. Akibat tawuran tersebut satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi dilarikan ke rumah sakit.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Rolandy SH,S.Ik M.Pict M.Iss melalui kasat reskrim AKP Deni Sunjaya, SH menyampaikan, Minggu Jam 02.30 WIB didapat informasi adanya tawuran antar geng motor di Jalan Raya Katiasa kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti.

“Anggota Polsek yang piket Reskrim Selatan Timur dan QR dipimpin Panit 1 Reskrim Iptu Juntar mendatanggi lokasi tawuran namun setelah datang ke lokasi para pelaku tawuran sudah bubar dan tidak ada orang hanya menemukan bekas tawuran berupa batu,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Desa Pilangsari Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka Menggelar Sedekah Bumi

Menurut Deni, anggota Polsek Seltim mencari keterangan masalah tawuran, lalu mendapat informasi ada korban luka yg diduga akibat dari tawuran di Rumah sakit Pelabuhan dan Rumah sakit Gunung Jati.

“Di RS Pelabuhan didapat keterangan korban diantar oleh saksi Sdr DB, sdr E dan Sdr I ketika melintas di Jalan Katiasa saksi melihat ada tawuran lalu  belokan ke arah Kalijaga Jalan Ciremai melihat ada seseorang tergeletak di pinggir jalan kemudian menolong dan membawanya ke RS pelabuhan namun korban ternyata sudah meninggal dunia,” terang Deni.

Keterangan lain, lanjut Deni, dari saksi Sdr MAN dan Sdri ESP, ketika itu saksi melintas di Jalan Katiasa melihat ada 2 (dua) kelompok yang sedang tawuran lalu melihat seseorang yang diketahui an. AS tergeletak ditinggalkan oleh teman2nya dan saksi menolongnya dengan membawa ke RSD Gunung Jati.

“Atas perintah Bapak Kapolres kami melakukan penyelidikan dan penangkapan dengan membentuk team guna menangkap para pelaku tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia yakni ABR dan 1 korban kritis,” jelasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close