CirebonOlah Raga

Kota Cirebon Dipilih DPD RI untuk Uji Sahih RUU, Koni : Kesempatan Baik Bagi Insan Olahraga

Foto : FGD uji sahih RUU SKN

INFOCRB.COM, CIREBON.- Komite III DPD-RI menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Cirebon membuka sebuah Forum Group Discussion (FGD) serta uji sahih terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang sedang dibahas di legislatif.

Pada FGD yang dilaksanakan di salahsatu hotel dengan menerapkan standar protokoleh kesehatan maksimal, Komite III DPD-RI meminta masukan serta aspirasi dari para insan olahraga di Kota Wali, sehingga Koni mengundang para ketua umum semua cabang olahraga yang ada, serta beberapa atlet berprestasi yang sudah mengharumkan Kota Cirebon di berbagai kejuaraan.

Sebelum di Kota Cirebon, Ketua Komite III DPD-RI, Bambang Sutrisno MM mengungkapkan bahwa diskusi dan jajak pendapat terkait RUU SKN sudah dilakukan di beberapa Provinsi, sehingga serap aspirasu untuk RUU SKN di Kota Cirebon kemarin adalah rangkaian lanjutan sebelum nanti akan disampaikan pada pembahasan di parlemen.

“Kita dibagi dua kelompok, kelompok I di Cirebon, kelompok II di Cilegon, dan sebelumnya sudah ada diskusi juga di Jateng, Jambi dan Jabar, jadi ini lanjutan, tindak lanjut pembahasan sebelumnya,” ungkap Bambang.

Dijelaskan Bambang, olahraga jadi tolak ukur pembangunan nasional, sehingga pembangunan dunia olahraga harus ditempatkan dalam prioritas kebijakan pemerintah di semua lini dan tingkatan, termasuk ditingkat daerah, dan melalui uji sahih kemarin, DPD-RI mengharapkan ada masukan yang bisa mewakili harapan masyarakat olahraga di daerah.

Baca Juga:  Suka Merasa Sakit Gigi? Pengobatan Tradisional Ini Punya Cara Unik Untuk Menyembuhkannya

“Kami ingin menjaring aspirasi dan masukan, sehingga bisa dituangkan dalam RUU SKN nanti,” ujar Bambang.

Ditempat yang sama, Ketua Koni Kota Cirebon, Wati Musilawati menyambut baik kesempatan yang diberikan oleh DPD-RI kepada pihaknya untuk menyampaikan aspirasi terkait RUU SKN yang sedang dibahas diparlemen.

“Ini kesempatan yang baik untuk insan olahraga di Kota Cirebon menyampaikan harapannya pada RUU SKN,” ungkap Wati.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis yang ikut hadir pada uji sahih menambahkan bahwa maju mundurnya olahraga di Indonesia tidak luput dari sistem perundang-undangan yang berlaku, sehingga semua payung hukum yang mengatur olahraga harus mencerminkan harapan para insan olahraga di Indonesia.

“Dulu olahraga Indonesia dijuluki macan Asia Tenggara, ditambah lagi pengaruh nasionalisme melalui olahraga ini sangat luar biasa, jadi olahraga harus menjadi prioritas,” ungkap Azis.

Dengan sedang dibahasnya RUU tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), dan uji sahihnya dilakulan di daerah yang salahsatunya Kota Cirebon, Azis mengharapkan masukan yang disampaikan insan olahraga di Kota Wali bisa diakomodir, sehingga RUU yang sedang dibahas benar-benar berpihak pada insan olahraga dan nafasnya membangkitkan kembali kejayaan Indonesia di bidang olahraga.

“Semoga dunia olahraga Indonesia kembali berjaya, dan harapan kami, RUU ini bisa membangkitkan kembali dunia olahraga Indonesia di kancah Internasional,” tambah Azis. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close