CirebonVirus Corona

Kota Cirebon Tetap Siaga di Perbatasan, Meski Tidak PSBB

Foto : Dokumentasi// Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis

INFOCRB.COM, CIREBON.- Pemerintah pusat mengambil langkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk membatasi kegiatan masyarakat untuk mencegah semakin tingginya penularan Covid-19. PSBB tersebut berlaku pada tanggal 11 hingga 25 Januari 2021 di Pulau Jawa dan Bali.

Sementara, Kota Cirebon tidak menerapkan PSBB. Pasalnya, Kota Cirebon tidak masuk ke dalam kategori kota yang wajib melaksanakan PSBB. Berdasarkan update level kewaspadaan Covid-19 periode 28 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 yang dirilis Pemprov Jabar, Kota Cirebon masuk zona kuning atau resiko rendah.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis mengatakan, meskipun Kota Cirebon tidak masuk dalam wilayah yang akan menerapkan PSBB, Pemda Kota Cirebon dalam hal ini Satgas Covid-19 tetap melalukan antisipasi kedatangan masyarakat dari luar kota harus dilakukan, khususnya di pintu masuk perbatasan.

Baca Juga:  Lewat Puluhan Neon Box dan Spanduk, Ketua PDIP Kota Cirebon Ajak Warga Jaga 3M

“PSBB yang akan diterapkan nanti, hal itu dilakukan agar penularan Covid-19 bisa dicegah atau dikurangi seminimal mungkin, kami akan antisipasi dan siaga terhadap kedatangan masyarakat dari luar kota,” ungkapnya.

“Dengan adanya PSBB itu, Pemkot juga mengakui akan ada dampak secara langsung maupun tidak langsung atas aturan itu, khususnya penerapan PSBB itu berlaku selama 15 hari yang akan mengganggu stabilitas ekonomi di tiap daerah,” tambahnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close