Menguji Kualitas Air Secara Kimia Sederhana Dengan PH Meter

oleh -20 views

INFOCRB.COM, HEALTH – Air merupakan salah satu kebutuhan kita sehari-hari yang digunakan dari memasak, mencuci, maupun untuk air minum. Kualitas air secara umum menunjukkan mutu atau kondisi air yang dapat dikaitkan dengan suatu kegiatan atau keperluan tertentu. Dengan demikian, kualitas air akan berbeda dari suatu kegiatan-kegiatan lain misalnya, kualitas air untuk keperluan irigasi berbeda dengan kualitas air untuk keperluan air minum.

Menurut (Chandra, 2012) air yang diperuntukan bagi konsumsi manusia harus berasal dari sumber yang bersih dan aman. Batasan-batasan sumber air yang bersih dan aman tersebut, antara lain :

 a. Bebas dari kontaminan atau bibit penyakit

b. Bebas dari substansi kimia yang berbahaya dan beracun

c. Tidak berasa dan berbau

d. Dapat dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan domestik dan rumah tangga.

e. Memenuhi standar minimal yang ditentukan oleh WHO atau Departemen Kesehatan RI.

Air yang digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari harus memenuhi persyaratan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi.

Air yang kualitasnya buruk akan mengakibatkan lingkungan hidup menjadi buruk sehingga akan mempengaruhi kesehatan dan keselamatan manusia. Seiring dengan meningkatnya populasi, maka kebutuhan air bersih juga semakin meningkat. Oleh karena itu, uji kualitas air secara kimia dapat digunakan untuk mengetahui kualitas air yang digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Uji kualitas air secara kimia yang mudah dilakukan yaitu dengan menggunakan indikator universal atau yang sering disebut dengan kertas pH. Cara nya yaitu; mula-mula masukkan pH meter universal kedalam gelas kimia yang berisi sampel air dan dimasukkan selama 2 detik(Hasrianti dan Nurasia,2016).

Setelah itu pH meter universal akan berubah warna dan kemudian tentukan warna tersebut pada wadah pH meter universal yang sesuai lalu tentukan pH meter pada sampel air tersebut. Syarat maksimum ambang batas parameter pH yang telah ditetapkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 32 tahun 2017 yaitu 6,5-8,5. Sehingga jika pH dibawah 6,5 maka air tersebut kurang baik digunakan karena pH air tersebut terlalu asam dan dapat mengganggu kesehatan.

Penulis: Nisrina Afifah & Nurwanda

MADING CRB ADALAH KATEGORI BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan