BeritaCirebonVirus Corona

Misbar Dampak Covid-19 Akan Dapat Bantuan Rp 500 Ribu per KK

Foto : Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Iing Daiman

INFOCRB.COM, CIREBON.- Respon dari dampak wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terhadap masyarakat, pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan program sosial untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak melalui program penanganan Misbar (Miskin Baru).

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Iing Daiman menyampaikan, pihaknya sudah melakukan melakukan virtual meeting dengan seluruh kepada Dinas Sosial se-Jawa Barat serta pejabat dari Kemensos, dimana salahsatu yang menjadi pembahasan adalah kebijakan Gubernur Jawa Barat dalam penanganan Covid-19, terutama antisipasi dampak ekonomi terhadap masyarakat.

“Kalau versi pak Gubernur itu penanganan warga Misbar (Miskin Baru), dan tugas kami, Dinas Sosial se-Jawa Barat adalah pemadanan data yang ada, sehingga jangan sampai ada duplikasi antara pusat, provinsi dan daerah,” ungkap Iing.

Dari data yang dimiliki Dinsos, lanjut Iing, di Kota Cirebon masih banyak masyarakat yang belum tercover oleh bantuan-bantuan sosial yang sudah berjalan selama ini, dan itu dimungkinikan akan masuk dalam sasaran kebijakan Gubernur Jabar tersebut.

“Berdasarkan data yang ada, di Kota Cirebon yang belum ter-handle berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial itu ada total 11 ribu sekian, 8100 isya allah bisa dihandle oleh pemerintah pusat melalui perluasan program sembako, yang selama ini sudah berlangsung,” ujarnya.

Sisa dari data yang sudah dihandle pusat tersebut, dijelaskan Iing, masuk kedalam data yang ada di Provinsi, dan di provinsi sendiri, data awal sebelum dipadatkan ada sekitar 3840 Rumah Tangga sasaran, kemudian dilakukan pemadanan dan ada data yang duplikasi, sehingga hasilnya 3196 KK.

Baca Juga:  Bertambah Dua, Warga Indramayu Dinyatakan Postif Covid-19, Salah Satunya Perawat

“Data di Provinsi ada duplikasi dengan data pusat, jadi total yang sudah fix hasil pemadanan data di pusat provinsi dan kami, itu ada 3196 KK, itu data yang sudah ada disana,” jelas Iing.

Bantuan sosial yang akan diberikan kepada 3196 KK tersebut, kata Iing, besarannya adalah Rp 500 ribu, namun akan didistribusikan dalam bentuk yang berbeda, dimana komposisinya, Rp 150 ribu akan diberikan dalam bentuk tunai, sedangkan Rp 350 ribu akan diberikan dalam bentuk sembako bahan makanan pokok.

“Rp 500 ribu per KK sasaran, komposisinya Rp 150 ribu diberikan tunai, jalurnya melalui kantor pos dan minimarket, yang Rp 350 ribu nya itu berupa sembako, itu akan dilayani oleh Go-jek dan Grab. Tugas kami menyediakan data by name by adress, jadi bantuan untuk 3196 KK sasaran itu nanti pihak pos akan mengirim sesuai dengan alamat, tidak akan salah,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close