BudayaCirebon

Mural Percantik Akses Menuju Situs Pedati Gede

Foto : Mural di RW 5 Pekalangan

INFOCRB.COM, CIREBON.– Kreatifitas warga RW 05 Pekalangan Selatan menyiapkan Situs Ki Pedati Gede sebagai tujuan Wisata.

Caranya dengan membuat mural Khas Cirebon sampai kampus hias menuju Situs Pedati Gede. Warga RW 05 Pekalangan Selatan Kecamatan Pekalipan mulai mencoba membantu Pemerintah daera untuk mendongkrak pariwisata, salah satunya melakukak pengecatan mural di sepanjang tembok di seluruh RT mulai RT 01-09 RW 05 Pekalangan Selatan, termasuk akses masuk ke situs Pedati Gede dicat mural dan diatas dipasang aneka warna payung yang semakin menambah kemeriahan Pekalangan selatan senagai kampung wisata. Gotong royong warga di RW 05 Pekalangan Selatan ini terlihat jelas dengn saling membantu mempercantik akses gang masuk ke Situs Pedati Gede yang jaraknya sekitar 100 meter dari jalan.

Masyarakat di Kelurahan Pekalangan hingga saat ini masih melestarikan budaya sedekah bumi ngunjung Ki Gede Pedati, Kamis (10/9/2020).

Budaya tersebut kembali digelar, meskipun ditengah pandemi, perayaan sedekah bumi tak sepenuhnya diisi dengan rangkaian agenda seperti biasanya.

Sedekah Bumi Ngunjung Ki Gede Pedati Pekalangan, dijelaskan Ketua RW 05 Pekalangan Selatan, Dasuki Catu Hafid, merupakan sebuah tradisi yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Muharam, dan hingga saat ini masih secara turun temurun dilaksanakan oleh masyarakat.
Namun untuk tahun ini, ditengah pandemi ada beberapa agenda yang ditiadakan untuk mengurangi kerumunan, sehingga perayaan tak semeriah biasanya.

Baca Juga:  Monitoring Natal, Walikota Sebut Warga Kota Cirebon Miliki Toleransi yang Tinggi

Jika kondisi normal, kata Dasuki, ngunjung ki Gede Pedati dimulai dengan pagelaran wayang kulit sejak pagi hari, hingga setelah Ashar, pagelaran diistirahatkan dan diselang dengan tawasul, hingga setelah Isya, pagelaran wayang kulit kembali digelar semalam suntuk.

“Kegiatan ini rutin setiap tahun, setiap bulan Muharam, ada tawasulan bada ashar, tetapi dibarengi dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk,” jelas Dasuki.

Ditengah pandemi ini, lanjut Dasuki, untuk pagelaran wayang kulit ditiadakan, dan hanya ada agenda tawasulan serta budaya curak untuk masyarakat setempat saja.

Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati pun berkesempatan mengunjungi perayaan ngunjung Ki Gede Pedati didampingi Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) dan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistika (DKIS).
Saat diwawancarai, Wakil Walikota Cirebon, Hja Eti Herawati menyambut baik pelaksanaan tradisi ngunjung Ki Gede Pedati yang hingga saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat di Pekalangan.

Eti menitipkan, sekaligus mengharapkan agar tradisi tersebut terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus, karena selain tradisinya, di Pekalangan juga ada situs Pedati Gede yang menjadi saksi sejarah ki Gede Pedati.
“Ini harus terus dilestarikan, agar bisa menjadi salahsatu program destinasi wisata. Pedati Gede Pekalangan, merupakan peninggalan sejarah yang menjadi kekayaan kita,” ungkap Eti. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close