BeritaCirebon

Negatif Virus Corona, WNA China yang Sempat Diisolasi Tetap Dipantau Dinkes

Foto : Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni

INFOCRB.COM, CIREBON.- Warga Negara Asing (WNA) asal China, XC, meski sudah dinyatakan negatif dari paparan virus corona dan sudah selesai dari perawatan Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon, tetap masih dalam pantauan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan, kondisi XC sudah membaik, bahkan terlihat ceria. Enny mengaku tetap memantau perkembangan kondisi kesehatan XC kendati hasil uji swab tenggorokan dan hidung menyatakan negatif corona.

“Sejauh ini di Kabupaten Cirebon aman. Hasilnya negatif, tapi kita tetap memantau, sampai XC dan teman-temanya meninggalkan Cirebon menuju Yogyakarta tanggal 13 Februari mendatang,” kata Enny.

Seperti diberitakan sebelumnya, XC dan empat rekannya yang juga berasal dari China hendak latihan tari topeng Cirebon di salah satu sanggar di Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Jabar

XC tiba di Cirebon pada 1 Februari kemarin. Kemudian, pada Minggu (2/2), XC sempat mengikuti latihan tari topeng. Keesokan harinya, Senin (3/2), XC juga sempt ikut latihan tari namun hanya setengah hari. Sebab, kondisi kesehatan XC memburuk. Ia mengalami demam, sakit tenggorokan dan batuk-batuk. Pada waktu yang sama, XC juga tengah menstruasi. Hingga akhirnya XC dibawa ke RSD Gunung Jati.

Baca Juga:  Berkoordinasi dengan Pemkot Cirebon, Selly Sebut Permasalahan Sosial Kota Cirebon Cukup Komplek

XC dinyatakan negatif dari paparan virus corona. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama RSD Gunung Jati Kota Cirebon, dr. Ismail Jamaludin dalam konferensi pers, Selasa (12/2/2020).

“Setelah dilakukan pemeriksaan swep pada tenggorokan dan pemeriksaan laboratorium, kemarin (Senin 10/2/2020) hasil tes medis tersebut keluar, pasien dinyatakan negatif (dari paparan Virus Corona),” jelas Ismail didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeny beserta tim dokter RSD Gunung Jati. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close