BeritaCirebon

Pelayanan Dugi Teng Griya, E-KTP dan KIA Diantar Sampai Rumah

Foto : start pelayanan Dugi Teng Griya di Disdukcapil Kota Cirebon

INFOCRB.COM CIREBON.- Untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, terlebih pada kondisi pandemi saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon melaunching sebuah program pelayanan baru.

Dugi Teng Griya (DTG), merupakan program terbaru yang dilakukan oleh Disdukcapil, melalui program ini, masyarakat yang sudah melakukan pengajuan dokumen kependudukan hanya tinggal duduk manis dirumah, karena petugas akan mengantarkan dokumen yang diajukan sampai ke rumah pemohon.

Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Atang Hasan Dahlan mengungkapkan, dilihat dari bahasa, Dugi Teng Griya (DTG) merupakan bahasa bebasan Cirebon yang artinya sampai ke rumah, sama dengan artinya, dokumen kependudukan akan sampai ke rumah tanpa pemohon datang ke kantor Disdukcapil untuk melakukan pengambilan.

Namun demikian, untuk permohonan, warga masih tetap perlu datang ke kantor Disdukcapil dengan mengambil antrean untuk menyerahkan berkas permohonan kepada petugas, barulah setelah itu menunggu dirumah karena dokumen yang dimohonkan akan diantar petugas.

“Pelayanan kami yang selama ini harus datang ke kantor, bahkan sampai berkali-kali, kita rubah agar membahagiakan masyarakat, karena nanti dokumen kami antar langsung ke rumah, ada petugas pengantar dokumen kependudukan,” ungkap Atang.

Pelayanan Dugi Teng Griya ini, lanjut Atang, akan berlaku untuk permohonan dua produk dokumen kependudukan yang masih berbentuk fisik, yakni E-Ktp dan juga Kartu Identitas Anak (KIA).

Pasalnya, untuk dokumen kependudukan lain seperti Kartu Keluarga (KK) dan juga Akta Kelahiran sudah berbentuk dokumen elektronik sehingga bisa dikirim via email dan di print secara mandiri dengan klasifikasi kertas yang ditentukan.

Baca Juga:  Sampah Selalu Menumpuk Di TPS Kesambi, Ini Solusi Yang Ditawarkan Pemkot Cirebon

“Yang kita antar KTP dan KIA, sedangkan untuk KK dan Akta Kelahiran sistemnya sudah melalui email,” ujar Atang.

Untuk mengantarkan dokumen kependudukan sampai di tempat tinggal pemohon, Disdukcapil sementara ini menyiagakan empat petugas dengan empat armada kendaraan roda dua agar bisa menjangkau lokasi terjauh di wilayah Kota Cirebon.

Jumlah tersebut, kata Atang, memang masih belum representatif jika dibandingkan dengan luas wilayah Kota Cirebon yang dilayani program DTG ini.

Jika disesuaikan dengan luas wilayah, minimal diperlukan tujuh petugas karena setiap kecamatan memiliki luasan dan kondisi geografis yang berbeda satu sama lain.

“Sementara ini, kita siapkan empat orang petugas, tapi nanti akan dimaksimalkan sesuai kebutuhan,” jelas Atang.

Para petugas ini, ditambahkan Atang, akan bersiaga penuh mengantar dokumen yang sudah diajukan pemohon, termasuk.saat weekend, jika ada dokumen yang harus dikirim, maka petugas akan tetap melakukan pengiriman.

Dokumen yang diantar pun akan dipastikan diterima oleh yang bersangkutan, sehingga tidak ada titip-menitip bilamana pemohon sedang tidak ada ditempat.

“Kita tidak batasi, pengiriman menyesuaikan, bahkan saat Sabtu-Minggu jika perlu tetap melakukan pengiriman, malam hari pun, karena tidak dititip ke RW maupun tetangga,” tambah Atang. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close