Komunitas

Pendidikan Karakter Melalui Film Pendek Karya Degradasi

INFOCRB.COM- Degradasi meruapakan salah satu komunitas di Cirebon yang bertujuan membuat suatu karya seni melalui proses kreatif digital atau multimedia. Dibentuk sejak 12 Mei 2015, komunitas Tanzilal Azizie Rachim dan Kawan-Kawan ini selalu eksis mempublis karyanya baik melalui instagram, youtube, ataupun screening yakni pemutaran secara langsung melalui layar plasma. “Kegiatan kami biasanya menjadi tim dokumentasi event-event di Cirebon, buat video, design creative, ataupun film pendek,” ujar Tanzilal atau yang kerap disapa Ilal.

Baru-baru ini Degradasi membuat film pendek berjudul “Balik Bayang”. Film pendek yang sarat akan pesan edukatif itu berkisah tentang seorang siswa SMA bernama Reynaldi atau yang disapa Rey dengan rasa kurang percaya diri dan tidak bisa mengambil keputusannya sendiri. Suatu ketika Rey merasa ia diikuti oleh sesosok makhluk bayangan. Sejak saat itu hari-hari Rey dilewati dengan rasa cemas. Siapakah sosok bayangan itu dan apa tujuannya, inilah yang menjadi misteri dalam film pendek karya pemuda-pemudi Cirebon, Degradasi.

Baca Juga:  Walikota : Pak Rahardjo Ingin Dijembatani Bertemu dengan Sultan Arief

Layaknya film pendek, Balik Bayang pun memiliki pesan filosofis di dalamnya. Dikemas sedemikian menarik, film pendek berdurasi 15 menit ini akan memberikan pendidikan karakter kepada penontonnya. Selanjutnya, usai menyelesaikan produksi film pendek Balik Bayang, Ilal menceritakan bagaimana proses kreatif dari film ini. “Proses produksinya melalui tiga tahap yakni reproduksi, produksi, dan pasca sekitar 2 bulan. Dari pembuatan naskah sampai shooting dengan lokasinya di daerah Kedawung.”

Ilal juga mengungkapkan, Film Balik Bayang akan diputar secara langsung atau screening pada awal Oktober mendatang. Dengan demikian, tentunya Degradasi berharap dapat menjadi komunitas yang dikenal sebagai wadah para creator. “Degradasi ini sebagai panggung untuk berkarya, karena khususnya di Cirebon ini banyak sekali seniman yang bergerak di bidang digital yang belum terlihat, atau masih ragu untuk mempublish karyanya dimana, dan bagaimana caranya. Di Degradasi kami membicarakan hal itu bersama, dan sama-sama menunjukan karya-karya yang bisa kami buat,” papar Ilal. (Int)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close