BeritaCirebonVirus Corona

Peningkatan ODP Signifikan, Kadinkes : Kota Cirebon Termasuk Zona Merah Dari Sisi Medis

Foto : Kadinkes Kota Cirebon, dr Edy Sugiarto

INFOCRB.COM, CIREBON.- Peningkatan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kota Cirebon naik signifikan, dalam sehari ODP di Kota Cirebon naik 5-6 orang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto ditemui di sela kegiatannya, Senin (23/3/2020).

“ODP itu ada 41 orang, yang sudah sembuh dari gejala klinisnya ada 5 orang, jadi ada 36 orang sekarang di Cirebon, artinya ada peningkatan 5-6 pasien perhari,” ujar Edy.

Kalau jumlah peningkatan tersebut, lanjut Edy, artinya status di Kota Cirebon ini sudah merah.

Menurutnya, ada 8000 orang datang ke Kota Cirebon setiap harinya, 5700 orang datang melalui jalur kereta api, dari terminal 500 orang dan dari bandara 50 orang.

“Hitungan itu sejak sebulan yang lalu, bisa dibayangkan hari ini berapa jumlahnya,” ujarnya.

Menurut Edy, intinya semua pihak, stakeholder di Kota Cirebon ini harus mempersiapkan kemungkinan terparah.

“Tadi sudah disepakati bersama, RSD Gunung Jati menjadi pusat rumah sakit Covid-19, tapi penentuannya dalam proses,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pekanbaru Tuan Rumah Pra Season Srikandi Cup 2020, GMC Cirebon Siap Bertandang

Dasar Kota Cirebon masuk zona merah, dijelaskan Edy, itu karena peningkatan ODP yang signifikan.

“Itu dalam waktu saat ini, sementara saat ini darat, laut, udara (masuk ke Cirebon) belum ditutup, semua masuk ke Kota Cirebon, ribuan orang datang setiap hari, bukannya kami menolak pendatang, tapi masyarakat harus dilindungi,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menjelaskan, jika saat ini Kota Cirebon memang belum temasuk daerah merah. “Namun kami tetap berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan,”ungkap Azis.

Peningkatan kewaspadaan tersebut penting karena tujuannya untuk melindungi masyarakat sehingga Kota Cirebon tidak masuk ke zona merah penyebaran virus covid-19 ini. “Terlebih dari hari ke hari, penyebaran virus covid-19 ini semakin mengkhawatirkan,” ungkap Azis.

Karena itu, lanjut Azis, Pemda Kota Cirebon akan mengambil tindakan tegas. Diantaranya meningkatkan pelaksanaan social distancing di masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak berkumpul dan menghindari kerumunan orang. “Bekerja sama dengan TNI dan Polri, Pemda Kota Cirebon akan membubarkan kerumunan masyarakat,” ungkap Azis. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close