Berita

Proyek Peningkatan Jalan Belum Rampung, Jalan Evakuasi Jadi Semrawut

INFOCRB.COM, CIREBON- Proyek peningkatan jalan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 39 Milyar hingga penghujung tahun belum seluruhnya selesai, khususnya Jalan Evakuasi.

Atas Hal tersebut, Komisi II DPRD Kota Cirebon kembali melakukan inspeksi mendadak ke ruas jalan tersebut, Jumat (28/12/2018)

Salah satu pedagang yang ada di ruas jalan Evakuasi, Angga mengaku terpaksa tutup hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Akibatnya terpaksa rugi hingga jutaan karena tidak berdagang dan membuang sisa dagangannya karena busuk.

“Tutup dulu sampai nanti kembali normal. Terpaksa membuang sisanya karena tidak bisa di jual, kalau di hitung jutaan ruginya,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno pun mengiyakan bahwa kondisi Jalan Evakuasi sermawut akibat penggerjaan proyek peningkatan jalan tak kunjung selesai. Menurut Agung, selain menyebabkan kemacetan, proyek ini merugikan pedagang yang ada di sepanjang jalan tersebut.

Agung pun mengaku kesal dengan kontraktor yang mengerjakan proyek di jalan Evakuasi. Ruas jalan ini pada jam sibuk menjadi biang kemacetan, penyebabnya alat berat dan bahan bangunan ditempatkan pada bibir jalan.

“Jalan Evakuasi jadi sering macet penyebabnya ada alat berat dan bahan bangunan. Kami juga pertanyakan kenapa pembuatan drenaise tidak berurutan, harusnya dikerjakan satu tempat sampai selesai, ini yang satu belum selesai, sudah digali lagi,” ucap Agung.

Baca Juga:  Tindak Lanjut Revitalisasi Alun-Alun Kejaksan, Perwakilan Pemprov Sudah Mulai Survei Lokasi

Terlebih, kata Agung, di ruas jalan itu juga kata Agung terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) warga sekitar, sejak dilakukan peningkatan jalan masyarakat kesulitan membuang sampah. Dirinya khawatir sampah yang menumpuk di rumah warga bisa mengundang penyakit, terlebih saat ini tengah musim hujan.

“Di sekitar TPS katanya akan diperbaiki, tapi malah tidak segera diselesaikan. Masyarakat kalau seperti ini dimana membuang sampahnya, jangan sampai jadi penyakit apalagi ini sedang musim hujan,” tambah Agung.

Agung meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon bertanggung jawab atas keluhan warga ini. Politis partai Golkar ini meminta kontraktor menyelesaikan proyek ini agar tidak menganggu aktifitas masyarakat yang ada di ruas Jalan Evakuasi.

“Untuk soal perpanjangan waktu pengerjaan, kami belum dengar secara resmi, tetapi kalau memang ada perpanjangan, kami minta segera diselesaikan, ini mengganggu aktivitas warga sekitar,” ungkapnya. (Agi)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close