CirebonVirus Corona

PSBB Jilid III Berakhir Besok, Kota Cirebon Usulkan PSBB Jilid IV ke Gubernur Jabar

Foto : rapat evaluasi PSBB Kota Cirebon

INFOCRB.COM, CIREBON.- Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III Kota Cirebon akan berakhir Jumat (12/6/2020), untuk itu, Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cirebon menggelar rapat evaluasi di Ruang Adipura Balai Kota Cirebon, Kamis (11/6/2020).

Hasil dari rapat yang berlangsung tiga jam tersebut, Pemerintah Daerah Kota Cirebon akan mengajukan PSBB tahap selanjutnya yakni tahap IV, berupa PSBB proposional ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kita segera mengirimkan hasil rincian rapat tadi ke Gubernur Jawa Barat,” ungkap Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati usai rapat.

Nantinya, lanjut Eti, Gubernur Jawa Barat yang akan memutuskan PSBB apa yang akan diterapkan di Kota Cirebon.

Secara umum, lanjut Eti, penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon bisa ditangani dengan baik. “Fokus kita ada di Panjunan,” ungkap Eti.

Tepatnya di RW 01 dan RW 10 Panjunan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon telah ditugaskan untuk terus menerus memantau perkembangan penyebaran Covid-19 di daerah tersebut. “Apalagi itu daerah padat,” ungkap Eti.

Baca Juga:  Sidang Pembacaan Tuntutan Pelaku Pembunuhan Santri Ditunda

Namun Eti bersyukur, warga yang positif Covid-19 telah menjalani perawatan dan isolasi dan hasil swab dari 8 orang yang reaktif dari rapid tes negatif.

Sementara itu Pj Sekda Kota Cirebon, Dra. Nanin Hayani Adam, M.Si., mengungkapkan jika laporan hasil rapat tadi akan dibuat secara rinci dan detail. Sehingga nantinya Gubernur Jawa Barat bisa mengambil keputusan PSBB apa yang akan dilakukan di Kota Cirebon. “Karena saat ini mall juga sudah dibuka, itu juga telah melalui persetujuan gubernur,” ungkap Nanin.

Rapat tersebut juga menyimpulkan jika tempat ibadah boleh buka dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, namun tempat hiburan belum boleh. Sedangkan untuk kawasan Bima, diperbolehkan sebagai tempat berolahraga dengan kapasitas 50 persen dari kuota yang diperbolehkan.

“Selanjutnya, meminta kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19 agar tidak terjadi gelombang kedua wabah penyebaran virus tersebut di Indonesia,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close