BeritaCirebonVirus Corona

Salat Idul Adha di Masjid At-Taqwa, Jamaah Dibagikan Amplop Kosong

Foto : Masjid Raya At-Taqwa

INFOCRB.COM, CIREBON.- Ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriyah tingkat Kota Cirebon yang akan jatuh pada hari Jumat mendatang, Masjid Raya At-Taqwa melakukan serangkaian persiapan, mengingat saat ini Idul Adha dilaksanakan ditengah masa pandemi yang belum berakhir.

Salahsatu hal yang menjadi fokus dari At-Taqwa adalah menyiapkan protokol kesehatan secara maksimal, karena itu catatan yang diberikan sebagai syarat diperbolehkannya pelaksanaan shalat Idul Adha di tingkat Kota Cirebon.

“At-Taqwa sudah rapat dengan kepanitiaan PHBI tingkat Kota Cirebon, yaitu Pemda dan Kemenag, kesimpulannya, semua sudah siap, termasuk dengan protokol kesehatan, kita libatkan semua pihak, karema mulai cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, hingga pengukuran suhu tubuh akan kita siapkan,” kata Ketua DKM Masjid Raya At-Taqwa, Ahmad Yani.

Namun ada yang menarik, disamping menyiapkan protokol kesehatan yang ketat, dalam hal penyebaran kenceleng infak seperti saat ibadah lainnya, pada Idul Adha nanti dijelaskan Yani, pihak At-Taqwa tidak akan mengedarkan kencelng seperti biasanya.

Baca Juga:  Comparing Free Dating Solutions

Dua opsi akan diterapkan, pertama dengan menempatkan kencelng di titik-titik tertentu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, yang kedua adalah dengan membagikan amplop kosong kepada para jamaah, sehingga siapapun yang berniat infak dan shadaqah pada saat shalat Idul adha nanti bisa memanfaatkan dua media tersebut.

“Untuk kencleng kita tiadakan, hanya disiapkan kencleng yang tidak beredar, disimpan di beberapa titik, atau nanti DKM akan memberikan amplop kosong, barangkali ada jamaah yang mau infak, setiap jamaah yang masuk akan diberikan amplop,” jelas Yani.

Ditambahkan Yani, pelaksanaannya nanti juga akan dipercepat, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kerumunan, yang dampak jauhnya berpotensi menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.

“Pelaksanaannya, hari Jumat, pukul 06.30 harus sudah berkumpul dan dimulai, pak Wali akan hadir, baik memberikan sambutan maupun penerimaan simbolis hewan kurban. Tidak ada pembatasan, namun kita harapkan jamaah melaksanakan Idul Adha di lingkungan masing-masing, tidak terfokus di At-Taqwa,” kata Yani. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close