Satu Bulan, Sat Narkoba Polres Ciko Ungkap 13 Kasus, 16 Tersangka Diamankan

oleh -2 views

Foto : Ekspos perkara penyalahgunaan narkoba

INFOCRB.COM, CIREBON.- Sat Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap 13 perkara penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya, selama Bulan Februari.

Dalam pengungkapan kali ini, Sat Narkoba juga mendapatkan dukungan penuh dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar serta unsur TNI di Kodim 0614/ Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan, didampingi Danyon C Pelopor, AKBP M Andri serta Dandim 0614/ Kota Cirebon, Letkol Inf Herry Indriyanto, mengungkapkan bahwa selama Februari, pihaknya mengungkap 13 kasus dengan mengamankan 16 tersangka.

“Ekspos kali ini perkara penyalahgunaan narkoba, mulai dari shabu, ganja dan obat-obatan, 16 orang yang diamankan, diantaranya ada perempuan,” ungkap Imron, Selasa (2/3/2021).

Dalam pengungkapannya, lanjut Imron, 13 kasus di 13 TKP berhasil diungkap dengan koordinasi kuat antara Polres Ciko, Brimob, Kodim serta GPAN, dimana kepolisian bertukar informasi, serta bertukar jaringan untuk membersihkan praktek peredaran narkoba di Kota Cirebon.
16 tersangka yang berhasil diamankan, adalah DA, AK, WS, SE, AA, MR, SM, NS, SR, MB, FM, FA, GT, ME, YI dan MRS.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 0,81 gram shabu, 115,17 gram ganja, 58 paket, atau 123,46 gram tembakau sintetis, serta obat-obatan sediaan farmasi tanpa izin edar, yang terdiri dari 1056 butir pil tramadol dan 308 butir pil jenis trihex.

“Semua tersangka sudah ditahan di polres Ciko. Insya allah, nanti kita, Brimob dan Kodim akan terus melakukan pengungkapan,” ujar Imron.

Ke-16 tersangka yang diamankan akan dikenakan pasal yang bervariasi, sesuai dengan Undang-undang narkotika, dan akan disesuaikan dengan barang bukti yang diamankan.

Paling berat, dengan barang bukti yang banyak bisa sampai hukuman mati, seumur hidup, 20 tahun kurungan hingga hukuman paling singkat enam tahun kurungan.

“Ancaman hukuman bervariasi, yang paling dominan, di Kota Cirebon semua ada, karena kota transit, sehingga harus kita perketat,” kata Imron. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan