CirebonVirus Corona

Satu Warga Positif Corona, Masjid di Kampung Kayuwalang Tiadakan Salat Jumat

Foto : Masjid Al-Muttaqin di RW 07 Kayuwalang

INFOCRB.COM, CIREBON.– Menyusul ditemukannya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah RW 07 Kayuwalang Kelurahan Karya Mulya, tracing sudah dilakukan dan saat ini, 11 orang yang diduga sudah melakukan kontak dengan pasien sudah menjalani tes swab.

Sembari menunggu hasil swab keluar, sementara warga pun menghentikan kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang, termasuk pelaksanaan ibadah Salat Jumat.

Untuk Jumat (14/8/2020), pihak DKM Masjid Al-Muttaqin, masjid RW setempat pun memutuskan untuk meniadakan Salat Jumat demi mengantisipasi segala kemungkinan sebelum hasil swab dari orang yang melakukan kontak dengan pasien positif keluar.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Muttaqin, Subrata S Sos mengungkapkan, lingkungan pasien yang terkonfirmasi positif tidak jauh dari lingkungan Masjid, dan oleh karena itu, sambil menunggu hasil swab keluar maka pelaksanaan Salat Jumat sementara ditiadakan.

“Untuk Jumat ini, pelaksanaan ibadah shalat Jumat ditiadakan, karena ada satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sudah dilakukan tracing, dan sudah dilakukan swab, kita menunggu hasilnya,” ungkap Subrata.

Dari hasil penelusuran, ditemukan 11 orang yang diduga sudah melakukan kontak dengan pasien, terdiri dari lima orang keluarga, empat orang warga sekitar, termasuk dua orang tenaga kesehatan di Puskesmas karena pasien sebelumnya memeriksakan diri ke Puskesmas.

Mengenai keputusan meniadakan sementara pelaksanaan Salat Jumat, Subrata menjelaskan, pembahasan sudah dilakukan dengan pengurus lain, termasuk ikatan remaja dan tokoh masyarakat, meskipun melalui Whatsapp Group, namun semua itu dilakukam sebagai langkah antisipasi dari kondisi yang sedang terjadi.

“Saya sudah komunikasi melalui WA, kita lihat sikon dan perkembangan kedepan. Hasil swab yang tracing sekarang, kalau hanya satu orang, minggu depan bisa mulai lagi,” jelas Subrata.

Baca Juga:  Garuda Pancasila Menggema dari Atas Kolam Renang

Diluar shalat Jumat, kata dia, untuk pelaksanaan shalat berjamaah lima waktu masih terus berjalan, dengan meningkatkan protokol kesehatan dari yang biasanya dilakulan.

“Kalau berjamaah shalat lima waktu masih dilaksankan dengan menerapkan protokol kesehatan maksimal, di kita bahkan jaga jarak diperlebar,” ujar Subrata.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Cirebon dari RW setempat, R Endah Arisyanasakanti menambahkan, pasien sangat kooperatif dan berani.

Dituturkan Endah, kronologi mengenai kondisi pasien dimulai saat ini pulang dari Jakarta akhir pekan lalu, karena pasien bekerja di Jakarta.
Saat pulang, pasien mengeluhkan tidak enak badan, sehingga tidak keluar rumah, dan hari minggu memeriksakan diri ke Puskesmas sampai oleh Puskesmas disarankan untuk melakukan tes swab, namun karena saat itu Minggu, maka pasien diarahkan untuk melakukan swab di BKKBN pada hari Selasa.

Sejak disarankan melakukan tes swab, pasien mulai jaga jarak dengan keluarga, karena tak mau menunggu lama, pasien pun melakukan tes swab mandiri di RS Pelabuhan di hari Senin, hingga hasilnya keluar hari Rabu pagi dan dinyatakan positif.

“Malam Sabtu datang, merasa tidak enak badan, malem Minggu laporan tidak enak badan. Senin Swab di RS Pelabuhan, hasilnya keluar Rabu, saat ini sedang menjalani isolasi di RS Pelabuhan, pasien sangat kooperatif sekali, bahkan saat mau tes, ia berangkat sendiri, nyetir sendiri, kita harus terus dukung,” ungkap R Endah. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close