Sering Jadi Lokasi Uji Nyali, Ini Sosok-Sosok Yang Mendiami Pabrik Gula Gempol

oleh -184 views
youtube/kisahtanahjawa

INFOCRB.COM, HIBURAN – Pabrik Gula Gempol atau PG Gempol berada di Desa Palimanan Timur Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Pabrik Gula yang telah berhenti sejak tahun 1995 itu, kini menyisakan kisah-kisah mistis yang mengundang rasa penasaran terutama bagi mereka yang memang dapat merasakan dan melihat keberadaan makhluk gaib, tak terkecuali bagi tim Kisah Tanah Jawa.

Penasaran dengan kisah dan sosok yang mendiami PG Gempol, tim Kisah Tanah Jawa pun melakukan penelusuran. Melalui penelusuran di Bekas Pabrik Gula itu, mereka menguak sosok-sosok penunggu Pabrik Gula Gempol berikut.

1. Tuan Menir di Ruangan Besaran

Ruangan Besaran merupakan gedung utama PG Gempol yang difungsikan untuk kantor administasi. Namun, terlepas dari fungsinya dalam industri, Ruang tersebut juga digunakan sebagai tempat pertemuan dan pesta. Keterangan ini ditemukan Tim Kisah Tanah Jawa dari sosok yang disebut-sebut bernama Menir Henry dan Menir Yohan.

Kepada kedua Sosok Tuan Menir itu, Tim Kisah Tanah Jawa tak lupa meminta izin untuk melakukan penelusuran lebih dalam. Atas permintaan izin tersebut, Pemandu penelusuran, Om Hao, yang menjembatani komunikasi antara makhluk-makhluk tak kasat mata mengungkapkan Tuan Menir tidak melarang melakukan penelusuran dan justru memberikan kebebasan dengan tujuan berkarya.

Penelusuran pun dilanjutkan, kemudian Mereka mendapati gambaran masa lalu yang terjadi di Gedung Tersebut. Om Hao memaparkan bagaimana Gedung itu dibangun dengan mengorbankan sejumlah nyawa melalui sebuah ritual.

Om Hao menggambarkan ritual yang dilakukan yakni dengan mengikat beberapa pribumi dan orang Belanda. Kemudian mereka dimasukan ke dalam galian berbentuk lingkaran yang dikelilingi lilin dan obor berbentuk segitiga. Di dalam galian tersebut terdapat Kayu yang kemudian dinyalakan sehingga mereka yang terikat terbakar dan kobaran api tersebut.

2. Noni di Ruang Administrasi

Masih di Gedung yang sama, tim Kisah Tanah Jawa beralih ke ruangan lain. Dalam ruang yang tampaknya sebuah ruang pelayanan Administrasi, mereka menemukan sosok Noni yang kemudian bercerita salah satu tradisi para pejabat PG Gempol saat perayaan musim giling yakni meminum darah. Darah yang diminum bukanlah darah Hewan, melainkan darah bayi manusia yang masih merah. Mereka meminum darah karena percaya dapat berkhasiat untuk kecerdasan berfikir, dapat pula membebaskan keluh kesah dan konsep-konsep untuk mengembangkan diri dan perusahaan.

3. Sosok Penunggu Kursi

Masih di ruang yang sama, terdapat Sebuah Kursi yang diletakkan cukup tinggi. Kursi tersebut tidak boleh sembarangan diduduki karena dikhususkan untuk makhluk gaib dengan energi tinggi. Sosok tersebut menggunakan baju serba putih dan dengan perawakan campuran pribumi dan barat.

4. Sosok Perempuan Muda, dan Wanita Paruh Baya

Tim Kisah Tanah Jawa Beranjak ke lokasi lain yakni di area Pohon Bringin. Disana mereka mendapati 2 sosok yang sering melintasi pohon tersebut yakni sesosok perempuan muda dan wanita paruh baya. Kedua sosok ini berwajah lokal dna menggunakan pakaian serba putih menyerupai Kuntilanak. Mereka terkadang membawa batang tebu untuk melakukan ritual tebu temanten.

Tebu temanten merupakan tebu jantan dan betina yang didandani dan melakukan prosesi layaknya pengantin. Setelah semua ritual selesai, Tebu Temanten digiling pertama kali ketika musim giling tebu tiba. Ritual tebu temanten pada saat itu dipercaya untuk mencegah gangguan makhluk astral yang mendiami PG Gempol sebelum Pabrik itu didirikan.

Ritual ini juga merupakan hasil kesepakatan dengan makhluk-makhluk astral di tempat itu. Karena pada tahun Pada tahun 1860-an hingga 1870-an. Bukan tebu temanten yang menjadi persembahan melainkan tumbal pengantin manusia. Lelaki perjaka dan perempuan muda dijadikan pengantin kemudian digiling bersama tebu.

5. Tiga Sosok Penjaga Setinggi 15 Meter

Di area Luar Gedung, Tim Kisah Tanah Jawa mengunggapkan terdapat 3 Sosok dengan tinggi 15 meter. Mereka merupakan Penjaga di Area PG Gempol yakni di Ranise, Ruang Produksi, dan di Dekat Jembatan Timbang.

3 Sosok tinggi tersebut telah ada sebelum PG Gempol didirikan. Pada masa itu, Tuan Menir melakukan perjanjian dengan 3 sosok itu hingga mereka menjadi penjaga apabila terdapat serangan makhluk astral dari luar area PG Gempol.

6. Sosok Noni belanda di Cerobong Asap.

Dari Hasil penelusuran Tim Kisah Tanah Jawa mengungkapkan Cerobong Asap PG Gempol tidak mudah hancur. Selain dari konstruksinya yang kokoh, Cerobong Asap itu juga merupakan area dengan pusaran energi yang paling kuat di Bekas PG tersebut.

Di Cerobong Asap PG Gempol, terdapat sesosok Noni Belanda. Melalui tim Kisah Tanah Jawa Noni tersebut menyampaikan untuk tidak menghancurkan Cerobong Asap. Karena Seperti Dapur sebuah rumah, Cerobong Asap merupakan bukti bukti sejarah bagi Hindia Benada. (int)

Komentar on Facebook