Si Kembar Ditangkap BNN, Tetangga : Alhamdulillah Ya Allah

oleh -122 views

Foto : Pers rilis penangkapan penjual obat tanpa izin

INFOCRB.COM, CIREBON.- Tertangkapnya dua saudara kembar LW dan LWK (28) warga Pulasaren oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon lantaran menjual obat tanpa izin, Kamis (10/6/2021) disyukuri warga setempat.

Salah seorang tetangga pelaku, IR mengungkapkan, warga sekitar sangat resah dengan apa yang dilakukan pelaku, ia bersyukur mendengar bahwa si kembar itu ditangkap BNN.

“Alhamdulillah Ya Allah sujud syukur pisan,” ungkap IR kepada Infocrbcom, Jumat (11/6/2021).

Ia merasa resah karena pelaku ketika transaksi tidak melihat tempat, bahkan menurut IR, pelaku bertransaksi terang-terangan di gang masuk kampung. “Kalau transaksi tidak kenal tempat, di gang juga dilakukan, sangat menganggu, saya risih banget, sekarang Alhamdulillah sudah diamankan BNN,” ucapnya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon menanggap dua orang pengedar obat tanpa izin di Wilayah Kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan, Kamis (10/6/2021). Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut di jam 19.00 WIB. Kedua orang yang ditangkap merupakan saudara kembar berinisial LWK (28).

Kepala BNN Kota Cirebon, AKBP Budi Bakhtiar AMK,.SH,.MH, M,SC, SH. menjelaskan, pihaknya menangkap sembilan orang dalam kegiatan tersebut. “Dari sembilan orang itu, setelah kami lakukan pemeriksaan awal, tujuh orang merupakan saksi pembeli dan dua orang pengedar obat,” jelasnya usai pemeriksaan.

Budi menjelaskan kronologis penangkapan tersebut. Berdasarkan laporan warga, bahwa di wilayah itu marak transaksi obat-obatan tanpa izin. “Dari keterangan dua orang ini diamankam barang bukti dan didapat ada satu orang inisial G statusnya DPO yakni warga Kesambi Kota Cirebon,” ungkapnya.

Ia menerangkan, untuk Barang Bukti (BB) yang pihaknya amankan yakni obat jenis Tramadol HCI sebanyak 180 butir dan trihex 100 butir. “Barang bukti non obat ada satu unit handphone dan uang sejumlah Rp 4.281.000,” jelasnya.

Budi mengatakan, pasal yang dikenakan atas tindakan dua orang itu adalah Pasal 196 dan Pasal 197. “Pidana kurungan paling lama 15 tahun dan denda Rp 1,5 milyar,” terang Budi.

Penangkapan tersebut dilakukan BNN Kota Cirebon menjelang Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 26 Juni 2021. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis M Hasan Hidayat

Gambar Gravatar
Pencari Berita Wilayah Cirebon Kota