BudayaCirebonWisata

Situs Sumur Wasiat di Desa Kepompongan Sudah Ada Sejak Abad Ke 15

INFOCRB.COM, CIREBON.- Situs Sumur Wasiat yang berada di desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, merupakan sumber mata air yang sejak dulu sudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu Sejarawan Cirebon, Dr R Opan S Hasim mengatakan, sumber air di daerah-daerah tertentu selalu ada, terlebih daerah secara grafitasi menurun dan keberadaan situs sumur wasiat ini sangat memungkinan adanya sumber air.

“Kalau dilihat dari atas, ada beberapa saluran yang sumbernya dari bendungan Kedung Pecut, yakni saluran terbuka berbentuk sungai, dan ada juga saluran tertutup (di bawah tanah) dan Sumur Wasiat ini sudah ada sejak jaman dahulu,” ujar Opan, Selasa (27/8/2019).

Dikatakan Opan, zaman dahulu pada saat musim kemarau, warga yang kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari akan mendatangi situs ini untuk mengambil air.

“Situs ini adalah sumber air langsung dari dalam bumi, jadi orang kalau mandi itu mengharapkan berkah, agar tetap sehat,” katanya.

Berdasarkan informasi, dikatakan Opan, situs ini pertama kali ditemukan oleh buyut Jasih, namun dirinya belum bisa memastikan apakah situs ini berkaitan dengan tuk Jasih yang berada di sebelah selatan dari sumur wasiat ini.

“Saya berharap, masyarakat bisa bersama-sama menjaga sumber air, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh kita semua, dan kalau situs ini bisa dikembangkan dengan baik, bisa menjadi pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sumur Wasiat Dipugar.

Rental Mobil Cirebon
Lokasi Situs Sumur Wasiat

Lima sumur air yang sebelumnya tidak terawat menjadi peninggalan sejarah yang memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat blok sumur wasiat, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Bukan hanya sumur dilokasi itu pula terdapat batu yang memiliki tapak sejarah. Diketahui, sumur air dan batu yang berada di lokasi tersebut sudah ada sejak abad ke 15.

Kelima sumur tersebut terdiri dari Sumur Giri Jagan, Waras Lintang, Suci Bayan, Cahya Wulan dan Tapak Raga. Sedangkan dua batu tersebut terdiri dari Batu Sijajar dan Batu Pancar Akbar.

Saat ini situs Sumur Wasiat tersebut sedang dilakukan perbaikan agar dapat menjadi situs yang nyaman bagi para pengunjung. Sebelumnya diketahui, warga sekitar tidak berani untuk memugar karena dianggap memiliki nilai tersendiri.

Situs yang berada tepat di samping Tol Palikanci dinaungi oleh beberapa pohon beringin yang rindang, sehingga membuat suasana di lokasi situs menjadi sejuk dengan adanya pohon beringin yang berukuran besar dengan usia yang sudah tua. (Dev)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close