BeritaCirebon

Soal Sekda Definitif, Anwar Sanusi Tidak Irit Bicara, Kodenya : Kepala BKD Harus Segera Diisi

Foto : Kepala BKPPD Kota Cirebon, Anwar Sanusi

INFOCRB.COM, CIREBON.- Kepala Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, Anwar Sanusi menyebutkan pengisian kekosongan jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) definitif akan berdampak pada rotasi mutasi di beberapa posisi, lantaran pasti ada kekosongan jika salah satu kandidat resmi menajdi sekda.

“Dampak dari sekda definitif kan terjadi kekosongan, nah yang kosong ini kan jabatan strategis kan, Badan Keuangan kan, kan harus segera diisi,” ungkapnya.

“Begitu, jadi menyimpulkan sendiri yah (siapa yang akan jadi Sekda definitif),” kata Anwar

Menurut Anwar, dilihat terlebih dahulu seperti apa, memungkinkan tidak jika kepala badan keuangan diopen bidingkan, tidak mungkin karena posisi jabatan vital

“Nanti posisi eselon II yang saat ini pasti akan diputar. Waktunya kapan tergantung Walikota, kemungkinan tidak bersamaan dengan pelantikan Sekda definitif,” ujarnya.

Untuk diketahui, Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cirebon yakni Arif Kurniawan ST (Kepala BPPPPD), Drs Agus Mulyadi MSi (Kepala Badan Keuangan Daerah), Drs Sumantho (Asisten Daerah Bidang Perekonomian Pembangunan, dan Ir Yati Rohayati (Kepala DPPKP) mengikuti tes pembuatan makalah dan wawancara pagi tadi di salah satu hotel di Jalan Siliwangi, Kamis (25/6/2020).

Mereka membuat makalah dan di wawancarai dihadapan tim penguji, Dudi Sudrajat Abdurachim (Asisten III Provinsi Jawa Barat), Hasanudin Manaf (Mantan Sekda Kota Cirebon), Yerry Yanuar (Kepala Badan Kepegawaian Provinsi Jawa Barat), Dr Mukarto Siswoyo (Rektor UGJ Cirebon), dan Prof  Dr Guntor (Rektor UNTAG Cirebon).

Atas hal tersebut, Anwar Sanusi mengatakan Hari senin kemarin Calon Sekda telah mengikuti uji kompetensi dan hasilnya sudah ada semua.

Baca Juga:  Dampak Tawuran Warga Ada yang Rugi Capai Rp 80 Juta, Bupati Minta Kuwu Buat Program Inovatif

“Dan hari ini penulisan makalah serta pemaparan terkait visi misi yang ditulis dengan kerangka berfikirnya seperti apa yang diuji oleh 5 tim penguji,” kata Anwar.

Anwar mengungkapkan hasil kegiatan hari ini akan digabungkan dengan kegiatan sebelumnya, termasuk kegiatan penilaian masyarakat, penilaian atasan, bawahan, dan masyarakat.

“Semua hasil ujian digabungkan dan dari 4 calon ini akan menjadi 3 besar yang akan diserahkan ke Walikota. Walikota mau memilih yang mana,” ungkapnya.

Anwar memaparkan hasil ujian ini secara keseluruhan akan berupa jumlah nilai dimana kepribadian berapa, pemaparan, pemahaman, alur pengalaman dan lain sebagainya.

“Karena mereka orang dianggap lolos semua hasilnya bagus semua. Kemampuannya diatas rata-rata,” paparnya.

Dikatakan Anwar, yang jelas dari 4 akan menjadi 3 dan mereka orang pilihan dan bukan rangking satu, dua, ataupun tiga. 3 nama tersebut di berikan kepada Walikota oleh tim penguji.

“Dirangkum semua diberikan ke Walikota. Penguji memberikan arahan kalau memilih si A begini, si B begini, si C begini disebutkan semua kelebihan dan kelemahan. Tinggal selanjitnya bagaimana Walikota memilih siapa,” ujarnya.

Anwar menuturkan dalam minggu ini 3 nama besar harus sudah ada. Kemudian, Walikota memilih 1 nama untuk diusulkan ke KASN agar bisa dilantik.

“Waktu pelantikan tergantung Walikota, jadi semuanya apa kata Wali Kota. Yang jelas gak akan lama Sekda definitif akan dilantik,” pungkasnya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close