Sudah Ada Kursi Pedestrian, Trotoar Jalan Kartini – Siliwangi Kota Cirebon 15 Desember Rampung

oleh -60 views

Foto : Kursi Pedestrian di Jalan Siliwangi

INFOCRB.COM, CIREBON.- Pembangunan revitalisasi trotoar dan drainase Jalan Kartini – Siliwangi terus dikebut, mengingat sudah memasuki bulan terakhir di Tahun 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Syaroni menyampaikan, progres trotoar terus diupayakan mencapai target akhir penyelesaian pada 15 Desember 2020 mendatang.

“Progres Insya Allah tanggal 15 Desember selesai, kontraknya sampai tanggal itu,” ucap Syaroni.

Sampai sekarang, kata Syaroni, yang belum dikerjakan ada beberapa, seperti penanaman pohon, sedang dikerjakan pemasangan bolar, dan penyelesaian akhir, cat.

“Itu di Jalan Siliwangi, kalau yang di Jalan Kartini ada beberapa titik yang baru pengerukan beko, karena awal ada yang belum pas, jadi saat ini belum bisa dibeton sebelum fix dekorasinya,” terangnya.

Dijelaskan Syaroni lebih lanjut, pekerjaan trotoar di Jalan Siliwangi sisi sebelah kiri sampai ke depan Pasar Kramat.

“Kami kerjakan siang malam, tapi kendala hujan, berhenti sejenak, tapi secara keseluruhan yakin selesai tepat waktu,” jelasnya.

Pantauan Infocrbcom, di beberapa titik trotoar sudah dipasang kursi dan pemabatas jalan, seperti di depan Kantor PT. KAI Daop 3 Cirebon.

Diketahui, trotoar Jalan Siliwangi dan sebagian Jalan Kartini yang sedang ditata Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) digadang-gadang bakal menjadi ikon baru di Kota Cirebon.

Pasalnya, desain yang disiapkan sangat berbeda dengan trotoar-trotoar yang sudah ada, proses pembangunannya pun menerapkan sistem yang berbeda.

Kepala DPUPR, Syaroni mengungkapkan, penataan trotoar di jalan Siliwangi dan Kartini dibangun dengan menggunakan sistem full beton, dan diikuti dengan sistem pewarnaan teknologi yang masih jarang digunakan di Indonesia.

“Full beton teknologi Indonesia, pewarnaannya ini teknologi baru,” ungkap Syaroni.

Sedikit membocorkan teknis pengerjaannya, dijelaskan Syaroni, di tahap kontruksi badan trotoar akan dibangun dengan beton berkualitas tinggi dengan sedikit pelebaran, kemudian diatas beton basah, akan diterapkan sistem stamp dekoratif, atau decorative concrete dengan menerapkan berbagai motif.

Motif beton berpola yang dilukiskan diatas trotoar, kata Syaroni, akan dipasang secara tematik, sehingga di sepanjang jalan Siliwangi, motif trotoarnya akan berbeda-beda.

Seperti dicontohkan Syaroni, trotoar di bagian Alun-alun Kejaksan, disana akan diterapkan motif bata merah, menyesuaikan dengan bangunan Alun-alun yang didominasi oleh bata merah.

“Ada beberapa design, berbeda setiap titik, jadi bentuknya beton basah di stamp, sistemnya beton dekoratif, atau beton motif,” jelas Syaroni. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan