BeritaCirebon

Tak Hanya Kejar Waktu, Komisi II Minta Kontraktor Perhatikan Hasil Kerja Alun-alun Kejaksan

Foto : proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan

INFOCRB.COM, CIREBON.- Pembangunan Alun-alun Kejaksan meskipun sudah lewat jauh dari batas tanggal kontrak awal, bahkan sudah dua kali menghabiskan masa adendum, namun pekerjaan proyek tersebut tahap kedua belum juga selesai.

Saat ini, setelah masa adendum kedua berakhir, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memberikan kesempatan terakhir kepada pihak kontraktor untuk menyelesaikan sisa pekerjaan hingga Februari mendatang.

Di lapangan, terlihat pekerjaan masih berjalan, bahkan intensitasnya meningkat dibanding sebelumnya. Namun demikian, jika melihat sisa pekerjaan yang hanya tinggal sebulan lagi, dibandingkan dengan bobot sisa pekerjaan dilapangan, Komisi II DPRD Kota Cirebon seakan pesimis kesempatan terakhir yang diberikan DPUPR ini akan sesuai harapan, dan pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir Watid Sahriar mengungkapkan, jika dilihat secara langsung saja, sisa pekerjaan dilapangan masih banyak, bahkan ada beberapa hasil pekerjaan sebelumnya yang masih perlu diperbaiki.

“Kalau lihat kondisi, saya kurang yakin selesai tapat waktu sesuai kesempatan yang diberikan,” ungkap Watid.

Dicontohkan Watid, beberapa hasil pekerjaan sebelumnya yang masih memerlukan perbaikan, seperti beberapa pohon yang sudah ditanam, namun mati sehingga perlu diganti.

Baca Juga:  Di Cirebon, 8 Bayi Lahir Tepat di Peringatan Harlah Pancasila

Selain itu, kata Watid, ia melihat ada beberapa titik kebocoran di bagian basement yang belum diperbaiki, bahkan, untuk memperbaiki bagian basement yang bocor sangat tidak mudah, perlu penanganan khusus untuk mengantisipasi rembesan-rembesan di bagian basement.

“Saya pernah cek setidaknya ada lebih dari lima titik kebocoran di basement, kebocoran basement itu cukup sulit loh,” jelas Watid.

Tak hanya di bagian taman dan basement, kata dia, yang pertama kali dilihat dari luar saja, yakni bagian akses masuk ke Alun-alun, hingga saat ini belum terlihat ada hasil.

Dikatakan Watid, semua pekerjaan akan selesai jika dipaksakan, tetapi konsekuensinya adalah hasil tidak akan sesuai dengan harapan, dan Komisi II tidak menghendaki hal tersebut.

Oleh karena itu, Komisi II mengharapkan bukan hanya target waktu yang dikejar oleh kontraktor, akan tetapi juga target kualitas dan hasil yang baik, sehingga Alun-alun Kejaksan ini benar-benar menjadi ikon baru kebanggaan warga di Kota Cirebon. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close