Tidak Ada Zona Merah di Kota Cirebon, Total 1397 RT, Bisa Gelar Salat Idulfitri

oleh -10 views

Foto : Dokumentasi Humas Pemda Kota Cirebon

INFOCRB.COM, CIREBON.- Sekda Kota Cirebon dan jajaran SKPD terkait melakukan rapat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui virtual, Selasa (11/5/2021). Rapat tersebut membahas penanganan Covid-19 di daerah se-Jawa Barat.

Dari hasil rapat ini Kota Cirebon merupakan salah satu daerah dengan tingkat resiko Kasus Covid-19 berada di Zona Kuning dan ada sebagian wilayah di Kota Cirebon masuk dalam Zona Hijau. Hal inilah yang menjadi himbauan khusus kepada Pemda Kota Cirebon untuk dapat menjaga kondisi daerah agar tidak terjadi Peningkatan usai perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Jika melihat data terkini di aplikasi/kanal resmi penanganan Covid-19 tingkat RT/RW Pemda Kota Cirebon di Jagawarga.cirebonkota.go.id , seluruh RT maupun RW se-Kota Cirebon saat dalam kondisi zona kuning dan hijau.

Total RT di Kota Cirebon sebanyak 1379 RT, ada 1235 yang masuk zona hijau atau tidak ada kasus Covid-19, kemudian 143 RT zona kuning (1-2 rumah) ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, 1 RT masuk zona oranye yang artinya 3-5 ada kasus Covid-19 dan 0 RT yang zona merah. Data tersebut per tanggal 11 Mei 2021 dan setiap harinya perbaharui pada pukul 14.00 WIB.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2021 disebutkan bahwa Salat Idulfitri bisa dilaksanakan baik di masjid maupun di lapangan, kecuali di satu daerah tersebut terjadi peningkatan kasus Covid-19 sesuai dengan pengumuman Satgas Covid-19.

Hal itu diungkapkan Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sutisna usai rapat pembahasan Salat Idulfitri 1442 Hijriyah di Aula Kantor Kementrian Agama Kota Cirebon, Selasa 4 Mei 2021.

Kondisi di Kota Cirebon, kata Sutisna, jika dilihat dari aplikasi Jaga Warga, dari 1379 RT se-Kota Cirebon mayoritas zona hijau dan kuning. “Kondisi hari ini hanya ada satu RT yang statusnya zona oranye, yang lainnya hijau dan kuning,” ujarnya.

Melihat tren tersebut, kata Sutisna, Pemda Kota Cirebon optimis hampir seluruh masjid di Kota Cirebon ini bisa melaksanakan Salat IdulFitri.

Terkait pelaksanaan Salat IdulFitri tingkat kota, Sutisna mengungkapkan, Alun-alun Kejaksan dapat digunakan untuk Salat IdulFitri. “Masukan dari Pak Ustaz Yani (Ketua DKM Masjid Raya At-Taqwa), penambahan jamaah Salat IdulFitri nanti kemungkinan 40 persen dari jamaah Salat Jumat, jumlahnya,” kata Sutisna.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Cirebon, H. Moh Ahsan menyampaikan, pelaksanaan Salat IdulFitri untuk di Kota Cirebon yang mayoritasnya zona hijau dan kuning, pelaksananya bisa di dalam masjid ataupun di lapangan. “Dengan ketentuan harus menggunakan protokol kesehatan, untuk di Kota Cirebon dilaksanakan di Alun-alun Kejaksan,” ucapnya.

Protokol kesehatan yang diterapkan, lanjut Ahsan, antara lain jaga jarak shaf yakni berjarak 1.2 meter. “Jamaah harus memakai masker, membawa sajadah sendiri, intinya sesuai protokol kesehatan, menghindari kerumunan dan jaga jarak,” ujar Ahsan. (Pey)

Komentar on Facebook

Tentang Penulis INFOCRB

Gambar Gravatar
Digital Media Informasi & Hiburan