BeritaCirebon

Tinjau Lokasi, DPRD Pertanyakan Molornya Pengerjaan Proyek Reservoir

Foto : Humas DPRD Kota Cirebon

INFOCRB.COM, CIREBON.- Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon melakukan inspeksi ke lokasi pembangunan reservoir Perumda Air Minum (PAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon di Plangon Kabupaten Cirebon, Kamis (25/6/2020) lalu.

Peninjauan tersebut untuk memastikan proses penyambungan pipa lama dan baru, serta meminta kepastian penyelesaian hingga rencana uji coba dilakukan. Karena pihak PAM Tirta Giri Nata sempat memprediksi bahwa Juni sudah bisa dioperasikan.

Anggota Komisi II, Heriyanto menilai bahwa pekerjaan penyambungan pipa lama dan baru akan molor lagi, bahkan hingga dua bulan lagi pun belum tentu selesai.

“Jika penyelesaian pengerjaan penyambungan tidak dilakukan simultan, hingga dua bulan tidak akan selesai. Seharusnya, setiap lini ada pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II, Ir H Watid Sahriar MBA memberikan catatan, bahwa secara teknis pihak PAM Tirta Giri Nata sudah memahami apa yang harus dilakukan terkait penyelesaian penyambungan pipa hingga uji coba.

“Kami berharap tidak ada masalah. Saya yakin sudah paham apa yang perlu dilakukan. Termasuk mereka harus persiapan adanya gangguan layanan selama sepekan, dan itu saya kira wajar,” katanya.

Baca Juga:  Tahun 2020, Akan Ada Shelter Lagi Untuk PKL Jalan Cipto

Sedangkan Dirut PAM Tirta Giri Nata, Sopyan Satari SE MM mengaku terimakasih atas masukan yang diberikan oleh anggota Komisi II. Karena sudah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan pelayanan air minum.

“Terimakasih atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Daerah dan komisi dua DPRD Kota Cirebon pada Program SPAM, khususnya terkait dengan pembangunan reservoir 9.000 M3 dan pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) 600 mm,” ujarnya.

Sopyan juga mengatakan, sangat mendukung langkah-langkah Komisi II untuk mempercepat pemanfaatan reservoir tersebut, dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih kepada masyarakat kota Cirebon.

“Kami sangat mendukung dengan adanya rencana kunjungan kerja Komisi II ke Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat selaku pemilik proyek. Karena hal tersebut mendorong percepatan dan memastikan pemanfaatan resevoir dan JDU,” ungkapnya. (Pey/rilis)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close