CirebonVirus Corona

Viral Load, Penyebab Cepatnya Penularan Covid-19 di Klaster Plered

Foto : Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Cirebon, dr. Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein SpPD MM.

INFOCRB.COM, CIREBON.- Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon yang meningkat tajam khususnya di wilayah Trusmi Kecamatan Plered membuat masyarakat bertanya-tanya mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Cirebon, dr. Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein SpPD MM. menjelaskan, dalam kasus virus corona, jika manusianya ada kategori ODP, PDP, OTG dan sejenisnya. Di virusnya sendiri ada beberapa kategori dan dalam kasus di Trusmi ini kategori virusnya itu Viral Load, artinya, jumlah partikel virusnya cukup banyak

“Tes PCR Covid-19, selain hasilnya positif atau negatif, ada pula Viral Load yakni jumlah virusnya banyak,” kata dr Fariz.

Kategori virus itu, lanjutnya, berpengaruh pada mudah tidaknya penularan. Menurut dr Fariz, untuk di klaster Plered ini, sebagian besar jumlah virunya tinggi.

“Jadi dalam kasus viral load ini, jangan sampai menunggu ada gejala baru dirawat,” ujarnya.

Baca Juga:  Grage Mall Cirebon Hadirkan Tempat Nongkrong yang Lengkap dan Murah

Karena hal itu, dikatakan dr Fariz, seluruh pasien positif Covid-19 di Trusmi dilakukan perawatan di rumah sakit, tidak menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Di Trusmi ini lingkungannya cukup padat, kami juga masih melakukan tracing, jadi cukup beresiko apabila isolasi mandiri di rumah,” ucap dr Fariz.

Sebelumnya, Kabupaten Cirebon mencatat penambahan kasus Covid-19 tertinggi pada Minggu (26/7/2020), Dari total 20 kasus terbaru, 16 diantaranya dari wilayah Trusmi Kecamatan Plered, jumlah tersebut merupakan yang tertinggi.

Mengapa demikian? Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon dr Enny Suhaeni menjelaskan kronologisnya. Menurutnya, penambahan kasus tersebut berawal dari satu warga Desa Tusmi Kulon yang berkerja di Semarang mengalami sakit, kemudian dijemput keluarganya dari Cirebon.

“Dia (warga Trusmi Kulon) sakit disana (Semarang) karena disana tidak ada keluarganya, pulang ke Cirebon dijemput keluarga,” katanya. (Pey)

Komentar on Facebook

Loading...
Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close